KEMAMPUAN MAHASISWA UNIMED PTIK SEMESTER 3, DALAM MEMBEDAKAN TEKS AKADEMIK DAN TEKS NON AKADEMIK

Penulis

  • Geofandra Sinaga Universitas Negeri Medan
  • Nopri Hera Yanti Universitas Negeri Medan
  • Hikmatul Padilla Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Teks Akademik, Teks Non Akademik, Literasi Ilmiah, Mahasiswa PTIK

Abstrak

Kemampuan membedakan teks akademik dan non-akademik merupakan aspek fundamental dalam literasi ilmiah mahasiswa, khususnya pada tingkat perguruan tinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan bahwa masih banyak mahasiswa yang kesulitan mengenali ciri-ciri kebahasaan, struktur, serta jenis teks yang tergolong akademik maupun non-akademik. Permasalahan utama yang ingin dijawab adalah sejauh mana mahasiswa semester 3 Program Studi PTIK Universitas Negeri Medan mampu membedakan kedua jenis teks tersebut, serta indikator apa saja yang masih menjadi kelemahan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam membedakan teks akademik dan non-akademik berdasarkan tiga aspek utama, yaitu struktur teks, segi kebahasaan, dan jenis teks. Selain itu, penelitian ini juga dimaksudkan untuk mengidentifikasi kesalahan umum yang sering dilakukan mahasiswa dalam proses klasifikasi teks, sehingga dapat memberikan gambaran faktual mengenai tingkat literasi ilmiah mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian adalah 40 mahasiswa semester 3 PTIK Universitas Negeri Medan tahun ajaran 2025/2026. Data diperoleh melalui angket daring berisi 15 butir pertanyaan yang telah divalidasi ahli dengan tingkat reliabilitas Cronbach Alpha sebesar 0,82. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung frekuensi dan persentase jawaban benar maupun salah, kemudian diinterpretasikan untuk mengungkapkan kecenderungan kemampuan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman yang baik pada aspek struktur teks dan segi kebahasaan dengan rata-rata persentase kebenaran di atas 80%. Namun, kesulitan masih tampak pada aspek jenis teks, terutama dalam membedakan teks akademik dengan teks administratif seperti surat lamaran kerja, di mana hanya 45% responden yang menjawab benar. Hal ini mengindikasikan bahwa mahasiswa masih mengalami miskonsepsi dalam mengklasifikasikan teks formal yang tidak sepenuhnya bersifat akademik. Penelitian ini ditujukan bagi dosen pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia, praktisi pendidikan, serta mahasiswa itu sendiri sebagai refleksi pembelajaran. Temuan ini dapat dijadikan acuan untuk merancang strategi pembelajaran berbasis contoh teks autentik dan latihan klasifikasi teks yang lebih variatif. Dengan demikian, kemampuan literasi ilmiah mahasiswa diharapkan semakin meningkat sehingga mereka mampu membedakan karakteristik teks akademik dan non-akademik secara lebih tepat dalam konteks akademik maupun praktis.

The ability to differentiate between academic and non-academic texts is a fundamental aspect of students' scientific literacy, especially at the tertiary level. This research is motivated by the problem that there are still many students who have difficulty recognizing linguistic characteristics, structures and types of texts that are classified as academic or non-academic. The main problem to be answered is to what extent students in the 3rd semester of the Medan State University PTIK Study Program are able to differentiate between the two types of text, as well as what indicators are still their weaknesses. This research aims to describe students' ability to differentiate between academic and non-academic texts based on three main aspects, namely text structure, linguistic aspects, and text type. Apart from that, this research is also intended to identify common mistakes that students often make in the text classification process, so that it can provide a factual picture of their level of scientific literacy. The research method used is a quantitative approach with a descriptive design. The research subjects were 40 third semester students of PTIK Medan State University for the 2025/2026 academic year. Data was obtained through an online questionnaire containing 15 questions that had been validated by experts with a Cronbach Alpha reliability level of 0.82. Data analysis was carried out descriptively quantitatively by calculating the frequency and percentage of correct and incorrect answers, then interpreted to reveal trends in student abilities. The research results show that students have a good understanding of aspects of text structure and linguistic aspects with an average percentage of correctness above 80%. However, difficulties still appear in the aspect of text type, especially in differentiating academic texts from administrative texts such as job application letters, where only 45% of respondents answered correctly. This indicates that students still experience misconceptions in classifying formal texts that are not entirely academic in nature. This research is aimed at lecturers who teach Indonesian language courses, educational practitioners, and students themselves as a reflection on learning. These findings can be used as a reference for designing learning strategies based on authentic text examples and more varied text classification exercises. In this way, it is hoped that students' scientific literacy abilities will increase so that they are able to differentiate the characteristics of academic and non-academic texts more precisely in academic and practical contexts.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-30