ANALISIS KONTRIBUSI USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA
Kata Kunci:
UMKM, Penyerapan Tenaga Kerja, Kontribusi, Pembangunan EkonomiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menyerap tenaga kerja di Indonesia. Sektor UMKM memiliki posisi strategis dalam mendukung perekonomian nasional, terutama melalui penciptaan lapangan kerja baru dan pengurangan tingkat pengangguran. Berdasarkan data perkembangan UMKM periode 2018–2023, terjadi peningkatan jumlah unit usaha yang cukup signifikan, dari 64,19 juta menjadi 66 juta unit. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa UMKM tidak hanya berfungsi sebagai penopang utama ekonomi rakyat, tetapi juga sebagai sarana penting bagi masyarakat untuk memperoleh pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas dan skala UMKM berbanding lurus dengan kenaikan kapasitas penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang konsisten dan berkelanjutan untuk memperkuat sektor UMKM guna menjaga stabilitas ekonomi di masa mendatang.
This study aims to examine the extent to which Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) contribute to employment absorption in Indonesia. MSMEs play a strategic role in supporting the national economy, particularly through the creation of new job opportunities and the reduction of unemployment. Based on data from 2018 to 2023, the number of MSME business units has shown a significant increase—from 64.19 million to 66 million units. This growth indicates that MSMEs not only serve as the backbone of the people’s economy but also act as a vital means for communities to earn income. The findings of this research reveal that the expansion of MSME activities is directly proportional to the increase in employment absorption capacity. Therefore, consistent and sustainable policy support is required to strengthen this sector and maintain economic stability in the future.



