PERAN KOMUNITAS BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEDAGOGIS GURU SD DI GUGUS 03 KECAMATAN TELUKJAMBE TIMUR
Kata Kunci:
Komunitas Belajar, Kompetensi Pedagogis, Guru Sekolah Dasar, Pengembangan ProfesionalAbstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan komunitas belajar (Kombel) dalam meningkatkan kompetensi pedagogis guru sekolah dasar di Gugus 03 Kecamatan Telukjambe Timur. Peningkatan profesionalisme guru selama ini umumnya dilakukan melalui pelatihan formal yang bersifat sementara dan kurang kontekstual. Komunitas belajar menjadi alternatif pengembangan profesional yang kolaboratif, partisipatif, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap empat komunitas belajar guru, yaitu Kombel Guru Kelas Atas, Kelas Bawah, PAI, dan PJOK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan komunitas belajar, seperti berbagi praktik baik, refleksi pembelajaran, dan penyusunan perangkat ajar, berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan pedagogis guru. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah, kolaborasi antaranggota, dan pendampingan dari dinas pendidikan, sedangkan hambatannya berupa keterbatasan waktu, konsistensi pertemuan, serta kurangnya fasilitator berpengalaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunitas belajar efektif sebagai sarana pengembangan profesional berkelanjutan untuk memperkuat kompetensi pedagogis dan menumbuhkan budaya reflektif di lingkungan sekolah dasar.
This study aims to describe the use of learning communities (Kombel) in improving the pedagogical competence of elementary school teachers in Gugus 03, Telukjambe Timur District. Teacher professionalism has generally been developed through formal training that is temporary and less contextual. Learning communities serve as an alternative model of professional development that is collaborative, participatory, and sustainable. This research employed a qualitative descriptive approach using observation, interviews, and documentation involving four teacher learning communities: upper-grade, lower-grade, Islamic education, and physical education. The results indicate that activities such as sharing best practices, reflective discussions, and lesson plan preparation contribute to enhancing teachers’ pedagogical competence. Supporting factors include principal support, collaboration among members, and guidance from the education office, while the main obstacles involve limited time, inconsistency of meetings, and lack of experienced facilitators. The study concludes that learning communities are an effective means of continuous professional development that strengthen pedagogical competence and foster a reflective learning culture in elementary schools.



