PENENTUAN PREMI ASURANSI JIWA BERJANGKA MENGGUNAKAN MODEL VASICEK DAN CIR BERDASARKAN BI RATE TAHUN 2023 DAN TABEL MORTALITAS INDONESIA 2023
Kata Kunci:
Model Assignment, Efisiensi, Pom-Qm, Lingo, LaundryAbstrak
Penentuan premi asuransi jiwa berjangka sangat dipengaruhi oleh tingkat suku bunga dan probabilitas mortalitas yang digunakan dalam perhitungan nilai kini aktuaria manfaat asuransi. Fluktuasi suku bunga menyebabkan ketidakpastian terhadap nilai sekarang dari manfaat yang dijanjikan, sehingga diperlukan model stokastik yang dapat menggambarkan dinamika pergerakan suku bunga secara realistis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penentuan premi asuransi jiwa berjangka dengan menggunakan dua model stokastik, yaitu model Vasicek dan Cox–Ingersoll–Ross (CIR), berdasarkan data suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) tahun 2023 dan Tabel Mortalitas Indonesia (TMI) 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan estimasi parameter model (kecepatan konvergensi, rata-rata jangka panjang, dan volatilitas) berdasarkan data BI Rate selama tahun 2023. Simulasi suku bunga dilakukan untuk memperoleh faktor diskonto yang digunakan dalam menghitung nilai kini aktuaria manfaat asuransi jiwa berjangka dengan asumsi usia tertanggung 30 tahun, masa kontrak 10 tahun, dan uang pertanggungan sebesar Rp100.000.000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CIR menghasilkan nilai premi yang lebih tinggi dan stabil dibandingkan model Vasicek, karena model CIR menjamin tingkat suku bunga selalu positif. Dengan demikian, model CIR dapat dianggap lebih konservatif dan realistis dalam kondisi ekonomi Indonesia yang fluktuatif pada tahun 2023.



