PERANAN DAN CERMINAN SOSIAL PERKAWINAN ADAT PALEMBANG, PENGKAJIAN NILAI BUDAYA DI TENGAH ARUS MODERNSASI

Penulis

  • Nadya Lienza Prameswari Universitas Bandar Lampung

Kata Kunci:

Perkawinan Adat, Palembang, Nilai Budaya, Simbolisme, Tradisi Melayu

Abstrak

Perkawinan adat Palembang merupakan salah satu warisan budaya yang sarat dengan nilai- nilai filosofis dan simbolisme adat Melayu. Setiap tahapan dalam prosesi perkawinan, seperti betangas, suap-suapan, cacap-cacapan, dan mandi simburan, tidak hanya berfungsi sebagai ritual seremonial, tetapi juga merefleksikan nilai-nilai moral, spiritual, serta sosial masyarakat Palembang. Melalui simbol-simbol dan pantun adat yang digunakan, masyarakat menegaskan identitas budaya dan menjaga kesinambungan tradisi di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji makna nilai-nilai budaya yang terkandung dalam prosesi perkawinan adat Palembang serta menelusuri peranannya sebagai cerminan sistem sosial dan pandangan hidup masyarakat Melayu Palembang.

The traditional wedding ceremony of Palembang is a rich cultural heritage imbued with deep philosophical values and Malay customary symbolism. Each stage of the ceremony—such as betangas, suap-suapan, cacap-cacapan, and mandi simburan serves not only as a formal ritual but also as a reflection of the moral, spiritual, and social values of Palembang society. Through the use of traditional symbols and poetic expressions, the community reaffirms its cultural identity and sustains its traditions amid modernization and globalization. This article aims to explore the cultural meanings embodied in the Palembang traditional marriage ceremony and to analyze its role as a reflection of the social system and worldview of the Malay-Palembang people.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-30