SOSIALISASI NILAI DAKWAH DI RUANG DIGITAL: KAJIAN ANTROPOLOGI PADA PERAN KONTEN KREATOR DALAM MEMBENTUK POLA PIKIR KEAGAMAAN GENERASI Z

Penulis

  • Sakilah Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia
  • Umu Wardati Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia
  • Sobirin Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia

Kata Kunci:

Dakwah Digital, Antropologi Dakwah, Konten Kreator, Generasi Z, Pola Pikir Keagamaan

Abstrak

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan mendasar dalam cara manusia berkomunikasi, berinteraksi, dan memahami nilai-nilai kehidupan, termasuk dalam ranah keagamaan. Dakwah Islam kini tidak hanya berlangsung dalam ruang fisik, tetapi juga di ruang digital yang bersifat terbuka dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana nilai-nilai dakwah disosialisasikan melalui media digital dengan pendekatan antropologi, serta menelaah peran konten kreator dalam membentuk pola pikir keagamaan Generasi Z. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa dakwah digital berfungsi sebagai ruang sosialisasi nilai, transformasi budaya, dan reproduksi makna keagamaan baru. Konten kreator memainkan peran penting sebagai agen budaya yang menghubungkan nilai-nilai Islam dengan realitas kehidupan modern. Melalui pendekatan kreatif, komunikatif, dan visual, mereka mampu menanamkan nilai spiritual yang kontekstual dan menarik bagi Generasi Z. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa dakwah digital merupakan bentuk baru dari ekspresi religius yang menggabungkan aspek teologis, sosiologis, dan antropologis dalam satu kesatuan ruang komunikasi.

The development of digital technology has brought about fundamental changes in the way humans communicate, interact, and understand life values, including in the realm of religion. Islamic da’wah today no longer takes place solely in physical spaces but also in digital spaces that are open, interactive, and dynamic. This study aims to explain how da’wah values are disseminated through digital media using an anthropological approach, and to examine the role of content creators in shaping the religious mindset of Generation Z. Using a descriptive qualitative method based on literature study, this research finds that digital da’wah functions as a space for value socialization, cultural transformation, and the reproduction of new religious meanings. Content creators play a crucial role as cultural agents who connect Islamic values with modern life realities. Through creative, communicative, and visual approaches, they are able to instill spiritual values that are contextual and appealing to Generation Z. The study concludes that digital da’wah represents a new form of religious expression that integrates theological, sociological, and anthropological dimensions within a single communicative space.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-30