PERAN MANAJEMEN MEDIA SOSIAL DALAM MENYEBARKAN PESAN ISLAMI DI PLATFORM INSTAGRAM: STUDI KASUS PADA LAZNAS (LEMBAGA AMIL ZAKAT NASIONAL) YATIM MANDIRI
Kata Kunci:
Manajemen Media Sosial, Pesan Islami, Instagram, LAZNAS Yatim MandiriAbstrak
Penelitian konseptual ini bertujuan menganalisis peran manajemen media sosial dalam penyebaran pesan islami di platform Instagram dengan studi kasus pada LAZNAS Yatim Mandiri. Manajemen media sosial mencakup perencanaan konten, publikasi, interaksi audiens, serta analisis performa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan observasi digital terhadap akun resmi Instagram Yatim Mandiri. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen media sosial yang terstruktur—melalui perencanaan tematik, optimasi visual, dan interaksi yang konsisten—memiliki peran penting dalam memperkuat pesan islami serta meningkatkan keterlibatan pengguna. Pemanfaatan fitur Instagram seperti reels, stories, dan hashtag turut memperluas jangkauan pesan dakwah. Namun, terdapat tantangan seperti perubahan algoritma, keterbatasan sumber daya manusia, dan kejenuhan konten. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa manajemen media sosial yang efektif dapat mendukung komunikasi dakwah dan filantropi Islam di era digital.
This conceptual study explores the role of social media management in disseminating Islamic messages on Instagram, using LAZNAS Yatim Mandiri as a case study. Social media management includes content planning, publication, audience interaction, and performance analysis. The research uses a qualitative approach with literature review and digital observation of Yatim Mandiri’s official Instagram account. The results show that structured management—such as thematic planning, visual optimization, and consistent interaction—plays an important role in strengthening Islamic messages and enhancing user engagement. Instagram features such as reels, stories, and hashtags are utilized to increase visibility. However, challenges such as algorithm changes, limited human resources, and content saturation remain. The study concludes that effective social media management supports Islamic communication and social philanthropy in the digital era.



