GAMBARAN PENGGUNAAN GOLONGAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN PROGRAM RUJUK BALIK DI APOTEK KIMIA FARMA TELAGA.

Penulis

  • Nadia Dg Akuba Universitas Negeri Gorontalo
  • Robert Tungadi Universitas Negeri Gorontalo
  • Fika Nuzul Ramadhani Universitas Negeri Gorontalo
  • Hamsidar Hasan Universitas Negeri Gorontalo
  • Wiwit Zuriati Uno Universitas Negeri Gorontalo

Kata Kunci:

Obat Antihipertensi, PRB, Apotek

Abstrak

Di Gorontalo penderita hipertensi berada diurutan 5 prevalensi tertinggi di Indonesia. Penggunaan  golongan obat antihipertensi pada pasien program rujuk balik di Apotek Kimia Farma Telaga digambarkan dalam penelitian ini. Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang menjadi faktor risiko utama terjadinya komplikasi kardiovaskular seperti stroke, gagal ginjal, dan penyakit jantung koroner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan golongan obat antihipertensi pada pasien Program Rujuk Balik (PRB) di Apotek Kimia Farma Telaga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif, berdasarkan data resep pasien PRB bulan September 2024. Data yang dikumpulkan meliputi golongan obat, jenis obat, serta terapi kombinasi yang paling banyak digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa golongan obat yang paling banyak digunakan adalah Calcium Channel Blocker (CCB) dengan penggunaan 43,5% pasien dengan jenis obat amlodipin. Serta kombinasi golongan obat yang paling sering digunakan adalah golongan CCB+ARB dengan penggunaan 21%. Mayoritas pasien mendapatkan terapi monoterapi, sedangkan kombinasi digunakan pada pasien dengan tekanan darah sulit terkontrol. Hasil ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam optimalisasi terapi antihipertensi dan peningkatan mutu pelayanan PRB di apotek.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30