ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN PADA NY. “N” DAN ASUHAN KEBIDANAN PERSALINAN, BBL DAN NIFAS PADA NY.”R” DI PMB Hj. HENDRIWATI, S. ST KECAMATAN BANUHAMPU KABUPATEN AGAM TAHUN 2025
Kata Kunci:
Asuhan Kebidanan Kehamilan, Persalinan, Bayi Baru Lahir, Nifas, Dan Keluarga BerencanaAbstrak
Asuhan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan kepada ibu selama masa kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir (BBL), dan keluarga berencana (KB) yang mencakup pemantauan, pencegahan, penanganan dini, komplikasi, edukasi dan promo kesehatan yang berpusat pada ibu dan anak disebut dengan asuhan komprehensif (Oruh.Shermina 2021).Jenis metode penelitian ini dilakukan dengan studi penelaahan kasus (case study) dengan cara mengkaji suatu masalah keluhan ibu hamil UK 32 minggu sampai 40 minggu dengan menggunakan metode pemecahan masalah 7 langkah varney dan SOAP (subyektif, objektif, anilisa, dan penatalaksaan). Asuhan kebidanan kehamilan pada Ny. N dan Asuhan kebidanan persalinan,bbl dan nifas pada Ny. R di PMB Hj. Hendriwati, S.ST Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam, pada saat kunjungan kehamilan pada Ny. N dilakukan sebanyak 3 kali. Selama kehamilan pada Ny. N trimester III terdapat keluhan yaitu pada kunjungan pertama – kedua pada kunjungan pertama di usia kehamilan 31-32 minggu dan pada kunjungan kedua di usia kehamilan 33-34 minggu pasien mengalami keluhan kenaikan berat badan yang naik melebihi standar kenaikan berat badan ibu hamil. Pada saat persalinan pada Ny. R pada usia kehamilan 41-42 minggu tidak terdapat komplikasi persalinan spontan, bayi baru lahir normal tetapi pada saat bayi lahir tidak dilakukan IMD dan injeksi Hb-0 dimana sangat penting untuk memperkuat ikatan antara ibu dan bayi, dan untuk mencegah perdarahan bagi ibu, dan injeksi Hb-0 sangat penting bagi bayi baru lahir yaitu untuk mencegah penularan virus Hepatitis B dari ibu ke bayi selama proses persalinan. Pada saat masa nifas normal tidak ada keluhan tetapi saat masa nifas dan bayi baru lahir adanya kelemahan pada saat pemantauan 6 hari post partum dan 6 hari post natal yang tidak dilakukan karena pasien tidak melakukan kunjungan dan pasien juga tidak bisa dikunjungi pas waktu kunjungan sebab sibuk dalam membantu suami berjualan sehingga pengumpulan data melalui lewat via telepon dari semua asuhan yang telah diberikan tidak terdapat penyulit tetapi terdapat kesenjangan antara teori dengan praktik di lapangan. Studi kasus ini menggunakan metode traditional literature review Setelah dilakukan pengkajian, perencanaan, pelaksaan dan evaluasi asuhan kebidanan kehamilan pada Ny. N dapat disimpulkan bahwa pada kehamilan berat badan ibu naik selama kehamilan adalah 12 kg dan disarankan pada ibu untuk mengatur pola makan serta mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat, lemak dan gula serta disarankan juga kepada ibu untuk rutin melakukan olahraga ringan . Pada saat persalinan, pada bayi baru lahir tidak dilakukan nya IMD dan injeksi Hb-0 dimana IMD sangat penting pada ibu dan bayi dan injeksi Hb-0 sangat penting pada bayi untuk mencegah penyakit Hepatitis B, nifas dan KB normal tanpa adanya komplikasi. Hasil Asuhan Kebidanan Kehamilan, Persalinan, Bbl, Nifas, dan Kb secara komprehensif ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang optimal dan berkualitas sesuai kebutuhan pasien.



