DEEP LEARNING SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
Kata Kunci:
Deep Learning, Berpikir KritisAbstrak
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam paradigma pendidikan abad ke-21, menuntut adanya inovasi pembelajaran yang mendorong pemahaman mendalam dan berpikir kritis. Salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab tantangan tersebut adalah deep learning atau pembelajaran mendalam, yang berfokus pada keterkaitan konsep, refleksi kritis, dan penerapan pengetahuan dalam konteks nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan strategi deep learning sebagai upaya penguatan kemampuan berpikir kritis siswa di SMAS Muhammadiyah Makassar. Pendekatan ini dianggap penting mengingat masih rendahnya orientasi siswa terhadap proses berpikir mendalam serta dominannya pembelajaran berbasis hafalan. Melalui integrasi deep learning, guru diharapkan dapat mendesain pengalaman belajar yang kolaboratif, kontekstual, dan reflektif guna menumbuhkan budaya belajar bermakna. Hasil telaah menunjukkan bahwa penerapan strategi deep learning berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, literasi, dan numerasi peserta didik, sekaligus menjawab tantangan pendidikan Indonesia seperti krisis pembelajaran, rendahnya kualitas pedagogis, serta keterbatasan profesionalisme guru. Transformasi pendidikan di tingkat sekolah melalui penerapan deep learning dapat menjadi langkah strategis menuju terciptanya generasi kritis, adaptif, dan berdaya saing dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.



