"TANTANGAN INTEGRASI KURIKULUM MERDEKA DENGAN BUDAYA LOKAL DI SEKOLAH PEDESAAN"

Penulis

  • Rica Tri Wulan Dari Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Niya Putri Utami Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Nola Berlian Nengsih Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Angelia Rolavita Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Refka Yuliani Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Serli Pajriyanti Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Tamara Eka Saputri Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Nurul Fauziah Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Kata Kunci:

Kurikulum Merdeka, Integrasi Budaya Lokal, Sekolah Pedesaan, Tantangan Implementasi, Keterbatasan Sumber Daya, Pelatihan Guru, Identitas Budaya, Metode Pembelajaran Adaptif, Keterbatasan Infrastruktur, Dukungan Masyarakat

Abstrak

Integrasi Kurikulum Merdeka dengan budaya lokal di sekolah pedesaan menghadirkan berbagai tantangan yang perlu diidentifikasi dan diatasi untuk memastikan pendidikan yang relevan dan kontekstual. Abstrak ini membahas kendala utama seperti keterbatasan sumber daya pendidikan yang sesuai budaya, rendahnya pemahaman guru terhadap nilai-nilai budaya lokal dalam konteks kurikulum baru, serta resistensi sosial dari masyarakat yang khawatir akan hilangnya identitas budaya. Selain itu, adaptasi materi pembelajaran dan metode pengajaran yang mampu mengakomodasi kearifan lokal juga menjadi tantangan signifikan. Penelitian dan praktikum menunjukkan perlunya pelatihan guru yang berfokus pada pemahaman budaya lokal, keterlibatan komunitas dalam proses pendidikan, dan pengembangan bahan ajar berbasis budaya demi keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di daerah pedesaan. Dengan pendekatan yang tepat, integrasi ini dapat memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan kualitas dan relevansi pembelajaran.

Integrating the Independent Curriculum with local culture in rural schools presents various challenges that need to be identified and addressed to ensure relevant and contextualized education. This abstract discusses key obstacles such as limited culturally appropriate educational resources, teachers' lack of understanding of local cultural values within the context of the new curriculum, and social resistance from communities concerned about the loss of cultural identity. Furthermore, adapting learning materials and teaching methods to accommodate local wisdom also poses significant challenges. Research and practical work demonstrate the need for teacher training focused on understanding local culture, community involvement in the educational process, and the development of culture-based teaching materials for the successful implementation of the Independent Curriculum in rural areas. With the right approach, this integration can strengthen cultural identity while improving the quality and relevance of learning.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30