IMPLEMENTASI PRINSIP FOKUS PADA PELANGGAN DALAM PENINGKATAN MUTU LAYANAN PENDIDIKAN DI MTs MIFTAHUL ULUM NGEMPLAK

Penulis

  • Ainul Ghuri Universitas Nahdlatul Ulama Jepara
  • Emy Zulaikah Universitas Nahdlatul Ulama Jepara
  • Wahyu Muhibin Universitas Nahdlatul Ulama Jepara
  • Sukarman Universitas Nahdlatul Ulama Jepara

Kata Kunci:

Fokus Pada Pelanggan, Mutu Pendidikan, Total Quality Management, Manajemen Mutu Pendidikan Islam, Mts Miftahul Ulum Ngemplak

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip fokus pada pelanggan sebagai salah satu pilar utama Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management/TQM) dalam upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan di MTs Miftahul Ulum Ngemplak. Fokus pada pelanggan dalam konteks pendidikan Islam dipahami sebagai orientasi lembaga dalam memenuhi kebutuhan, harapan, dan tingkat kepuasan peserta didik, orang tua, serta masyarakat sebagai pengguna layanan pendidikan. Latar belakang penelitian ini didorong oleh semakin tingginya tuntutan mutu pendidikan yang menekankan transparansi, pelayanan holistik, serta kompetensi lulusan yang relevan dengan perkembangan zaman dan nilai–nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi langsung terhadap proses pelayanan dan kegiatan pembelajaran, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, peserta didik, dan orang tua, serta studi dokumentasi terhadap arsip dan program sekolah. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTs Miftahul Ulum Ngemplak telah menerapkan beberapa praktik fokus pada pelanggan, antara lain pemetaan kebutuhan peserta didik, penyediaan layanan akademik yang variatif dan adaptif, peningkatan komunikasi dengan orang tua melalui berbagai media, serta pelaksanaan evaluasi kepuasan pelanggan secara berkala. Penerapan ini berdampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa, keterlibatan orang tua, serta citra sekolah di masyarakat. Namun demikian, penelitian juga menemukan beberapa hambatan seperti keterbatasan sarana prasarana, kurang meratanya kompetensi guru dalam inovasi pembelajaran, serta belum optimalnya budaya mutu yang berorientasi pada pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi prinsip fokus pada pelanggan memiliki kontribusi signifikan terhadap perbaikan mutu pendidikan Islam, meskipun diperlukan penguatan pada aspek manajerial, fasilitas, dan profesionalisme tenaga pendidik. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi lembaga pendidikan Islam dalam merancang strategi mutu berbasis kebutuhan pelanggan serta mendorong terciptanya layanan pendidikan yang berkesinambungan dan berkualitas.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30