AWAL TERBENTUKNYA KOMUNITAS DAN ENTITAS POLITIK MUSLIM DI KAWASAN MELAYU

Penulis

  • Flora Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Yolanda Puteri Maulyza Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Munir Munir Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Kata Kunci:

Islamisasi, komunitas Muslim, Entitas Politik, Kawasan Melayu, Pendekatan Historis dan Kultural

Abstrak

Penelitian ini menelaah proses awal terbentuknya komunitas dan entitas politik Muslim di kawasan Melayu dalam konteks transformasi sosial dan politik akibat masuknya Islam. Tujuannya adalah mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mendorong islamisasi serta pembentukan struktur politik bercorak Islam di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan historis dan kultural (historical and cultural approach), yang dilakukan berdasarkan kajian literatur, catatan sejarah, naskah klasik, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran Islam di kawasan Melayu berlangsung melalui jalur perdagangan, peran ulama, dan perkawinan politik yang secara bertahap mengubah sistem kepercayaan dan struktur sosial masyarakat. Integrasi nilai-nilai Islam dalam budaya lokal melahirkan kesultanan-kesultanan Islam yang menjadikan agama sebagai dasar legitimasi kekuasaan dan norma sosial. Kesimpulannya, terbentuknya komunitas dan entitas politik Muslim di kawasan Melayu merupakan hasil interaksi harmonis antara faktor religius, sosial, dan kultural yang membentuk identitas politik Islam khas Asia Tenggara.

This study examines the early stages of the formation of Muslim communities and political entities in the Malay region in the context of social and political transformation resulting from the arrival of Islam. The aim is to identify the main factors that drove Islamization and the formation of Islamic political structures in the region. This study uses a descriptive qualitative method with a historical and cultural approach, based on literature reviews, historical records, classical manuscripts, and previous research results. The results show that the spread of Islam in the Malay region took place through trade routes, the role of scholars, and political marriages, which gradually changed the belief systems and social structures of the community. The integration of Islamic values into local culture gave rise to Islamic sultanates that used religion as the basis for legitimizing power and social norms. In conclusion, the formation of Muslim communities and political entities in the Malay region was the result of harmonious interactions between religious, social, and cultural factors that shaped the distinctive political identity of Islam in Southeast Asia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30