SEJARAH PERKEMBANGAN DAN DINAMIKA ISLAM DI THAILAND (PATTANI) DAN MALAYSIA
Kata Kunci:
Islam Pattani, Islam Malaysia, Sejarah Islam Melayu, Identitas Melayu-Muslim, IslamisasiAbstrak
Perkembangan Islam di Asia Tenggara tidak lepas dari transformasi sosial, politik, dan ekonomi yang kompleks. Artikel ini mengeksplorasi sejarah dan dinamika Islam di wilayah Pattani (Thailand Selatan) dan Malaysia, dua kawasan yang memiliki akar Melayu-Islam yang saling terkait tetapi juga menghadapi tantangan berbeda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-historis dan tinjauan literatur, penelitian ini menelusuri perjalanan Islam dari era kerajaan Islam Melayu (seperti Pattani dan Melaka), interaksi dengan kolonialisme, hingga dinamika kontemporer seperti politik Islam, pendidikan Islam, dan konflik etno-agama. Temuan menegaskan bahwa Islam di kedua wilayah tersebut telah menjadi kerangka identitas politik dan kultural yang vital; pendidikan Islam dan lembaga keagamaan memainkan peran sentral dalam mempertahankan warisan Islam, sementara tekanan asimilasi (di Pattani) dan polarisasi politik (di Malaysia) menciptakan tantangan nyata.
The development of Islam in Southeast Asia is deeply entwined with complex social, political, and economic transformations. This article explores the history and dynamics of Islam in the Pattani region (Southern Thailand) and Malaysia — two areas sharing Malay-Islamic roots but facing distinct challenges. Using a qualitative-historical approach and literature review, this research traces Islam’s journey from Malay-Islamic sultanates (such as Pattani and Melaka), through colonial encounters, to contemporary dynamics including Islamic politics, Islamic education, and ethno-religious conflict. The findings highlight that Islam has become a critical framework for both political and cultural identity in both regions; Islamic education and religious institutions play central roles in preserving Islamic heritage, while pressures of assimilation (in Pattani) and political polarization (in Malaysia) create real challenges.



