PEMIKIRAN IMAM AL-GHAZALI TENTANG ETIKA EKONOMI BERBASIS MAQASHID AL-SYARIAH DALAM KONTEKS PERADABAN ISLAM KLASIK

Penulis

  • Abustan Nur Universitas Sains Islam Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka
  • Nahda Afniatul Ataya Universitas Sains Islam Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka
  • Iftitah Amanah Bachtiar Universitas Sains Islam Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka
  • Ridwan Malik Universitas Sains Islam Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka
  • Nur Asisah Universitas Sains Islam Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka

Kata Kunci:

Al-Ghazali, Etika Ekonomi, Maqashid Al-Syariah, Peradaban Islam Klasik, Ekonomi Syariah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Imam Al-Ghazali mengenai etika ekonomi berbasis maqashid al-syariah dalam peradaban Islam klasik. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan konseptual, menelaah karya-karya klasik Al-Ghazali serta literatur pendukung terkait etika ekonomi Islam dan maqashid al-syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Ghazali menekankan pentingnya integrasi antara moral, spiritual, dan praktik ekonomi, di mana harta bukan tujuan akhir tetapi sarana untuk mewujudkan kemaslahatan sosial dan spiritual. Prinsip-prinsip ini menekankan keadilan, tanggung jawab sosial, dan distribusi kekayaan yang seimbang, sehingga tetap relevan bagi pengembangan ekonomi syariah kontemporer. Pemikiran Al-Ghazali memberikan fondasi normatif yang kuat untuk membangun sistem ekonomi Islam yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan umat.

This study aims to analyze Imam Al-Ghazali’s thought on economic ethics based on maqashid al-shariah within the context of classical Islamic civilization. The research employs a literature review method with a conceptual approach, examining Al-Ghazali’s classical works and supporting literature related to Islamic economic ethics and maqashid al-shariah. The findings indicate that Al-Ghazali emphasizes the integration of morality, spirituality, and economic practice, where wealth is not the ultimate goal but a means to achieve social and spiritual welfare. These principles highlight justice, social responsibility, and equitable wealth distribution, remaining relevant for the development of contemporary Islamic economics. Al-Ghazali’s thought provides a strong normative foundation for building a just, sustainable, and welfare-oriented Islamic economic system.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30