STUDI PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP RUMAH TRADISIONAL ACEH

(Studi Kasus: Desa Meunasah Mesjid, Kota Lhokseumawe)

Penulis

  • Julian Hafiz Fahrusy Universitas Malikussaleh
  • Armelia Dafrina Universitas Malikussaleh
  • Hendra A Universitas Malikussaleh

Kata Kunci:

Preferensi Masyarakat, Rumah Tradisional Aceh, Kota Lhokseumawe

Abstrak

Rumah tradisional Aceh merupakan salah satu warisan arsitektur vernakular yang memiliki nilai budaya, sosial, dan lingkungan yang tinggi. Namun, seiring perkembangan zaman dan dominasi hunian modern, keberadaan rumah tradisional Aceh semakin berkurang dan kurang diminati sebagai tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji preferensi masyarakat terhadap rumah tradisional Aceh di Desa Meunasah Mesjid, Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif (mixed method) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada masyarakat setempat. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif untuk memperkuat hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi masyarakat terhadap rumah tradisional Aceh dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain nilai budaya, kenyamanan termal, fungsi ruang, material bangunan, serta kesesuaian dengan kebutuhan hunian masa kini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam upaya pelestarian dan pengembangan konsep rumah tradisional Aceh yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30