AKSIOLOGI TAFSIR: NILAI DAN TUJUAN PENAFSIRAN

Penulis

  • Ramlan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Panca Sakti Kamal Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • La Ode Ismail Ahmad Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Kata Kunci:

Aksiologi, Nilai Etis, Nilai Sosial, Nilai Spiritual, Tujuan Penafsiran

Abstrak

Aksiologi tafsir merupakan kajian mengenai dimensi nilai dan tujuan di balik proses penafsiran al-Qur’an. Tidak hanya menjelaskan makna tekstual ayat, tafsir memiliki peran fungsional dalam membentuk orientasi moral, sosial, dan spiritual umat manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai yang melandasi penafsiran al-Qur’an meliputi nilai etis (akhlak mufasir), nilai sosial (kontribusi tafsir terhadap kehidupan masyarakat), dan nilai spiritual (pembentukan kesadaran ketuhanan) serta tujuan utama penafsiran dalam perspektif klasik dan kontemporer. Dengan menggunakan metode studi pustaka terhadap karya-karya ulama tafsir dan literatur modern, artikel ini menemukan bahwa tafsir yang berorientasi aksiologis mampu menautkan teks suci dengan realitas hidup manusia, memberikan kemaslahatan, menghadirkan pencerahan, dan menjaga relevansi pesan al-Qur’an sepanjang zaman. Temuan ini menegaskan bahwa penafsiran al-Qur’an tidak hanya bersifat kognitif-linguistik, tetapi juga normatif-transformasional untuk membangun peradaban yang adil, berakhlak, dan beradab.

The axiology of interpretation is the study of the dimensions of values and objectives behind the process of interpreting the Qur'an. Not only does it explain the textual meaning of verses, but it also plays a functional role in shaping the moral, social, and spiritual orientation of humanity. This study aims to analyze the values underlying Qur'anic interpretation including ethical values (the interpreter's morals), social values (the interpretation's contribution to societal life), and spiritual values (the formation of divine awareness) as well as the primary objectives of interpretation from classical and contemporary perspectives. Using a literature study method on the works of scholars of interpretation and modern literature, this article finds that axiologically oriented interpretation is able to link the sacred text with the reality of human life, providing benefits, providing enlightenment, and maintaining the relevance of the Qur'an's message throughout the ages. This finding confirms that Qur'anic interpretation is not only cognitive-linguistic, but also normative-transformational in order to build a just, moral, and civilized civilization.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30