PENERAPAN KONSEP PRODUKSI BERSIH DAN MINIMASI LIMBAH PADA INDUSTRI RUMAHAN BAWANG GORENG DI KABUPATEN KUBU RAYA
Kata Kunci:
Produksi Bersih, Minimasi Limbah, Bawang Goreng, Limbah Minyak Jelantah, Kulit Bawang MerahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan konsep produksi bersih dan minimasi limbah pada industri rumahan bawang goreng di Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung dan wawancara untuk mengidentifikasi aliran proses produksi, jenis limbah yang dihasilkan, serta potensi pemanfaatan limbah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa limbah utama yang dihasilkan berupa kulit bawang merah dan minyak jelantah. Kulit bawang merah dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan kompos, zat pewarna alami serta tambahan pakan ternak, sedangkan minyak jelantah dapat diolah menjadi sabun dan lilin aromaterapi. Selain itu, penerapan sistem reuse air dalam proses perendaman dan penggunaan alat peniris stainless steel mampu mengurangi timbulan limbah cair dan padat. Dari hasil analisis ekonomi sederhana, penerapan teknologi bersih memberikan keuntungan finansial yang signifikan dengan peningkatan pendapatan dari produk olahan limbah. Penerapan konsep produksi bersih terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi produksi serta mewujudkan industri bawang goreng yang ramah lingkungan.
This study aims to apply the concept of cleaner production and waste minimization in home-based fried shallot industries in Kubu Raya Regency. The research employed a qualitative descriptive method through direct observation and interviews to identify the production flow, types of waste generated, and potential waste utilization. The results show that the main wastes produced are shallot skins and used cooking oil. Shallot skins can be utilized as raw materials for compost, natural dyes, and animal feed supplements, while used cooking oil can be processed into soap and aromatherapy candles. In addition, the implementation of water reuse systems in the soaking process and the use of stainless-steel oil drainers effectively reduce the generation of liquid and solid waste. Based on a simple economic analysis, the application of cleaner technology provides significant financial benefits by increasing income from processed waste products. The implementation of the cleaner production concept has proven effective in improving production efficiency and realizing an environmentally friendly fried shallot industry.



