DINAMIKA BUDAYA LOKAL DALAM ERA GLOBALISASI
Kata Kunci:
Budaya Lokal, Globalisasi, Adapatasi Budaya, Homogenisasi, Nusa Tenggara TimurAbstrak
Penelitian ini menyoroti interaksi antara budaya lokal dan arus globalisasi yang semakin intens di era modern. Budaya lokal, sebagai identitas dan warisan masyarakat, menghadapi tantangan berupa homogenisasi bahasa, pakaian, kuliner, dan adat istiadat, namun sekaligus memperoleh peluang untuk berkembang melalui adaptasi kreatif. Globalisasi membawa pengaruh besar dalam bidang ekonomi, teknologi, dan informasi, yang berdampak pada cara masyarakat memaknai tradisi. Studi kasus di Nusa Tenggara Timur menunjukkan bahwa masyarakat mampu mempertahankan tradisi sambil menyesuaikan diri dengan perubahan, misalnya melalui inovasi tenun ikat, komersialisasi kuliner se’i, serta ritual adat yang dikemas untuk pariwisata. Hasil kajian menegaskan bahwa budaya lokal bersifat dinamis dan relisien, mampu bertransformasi tanpa kehilangan makna spiritual dan sosial. Dengan strategi pelestarian berbasis pendidikan, pemanfaatan media digital, serta kolaborasi antar-pihak, budaya lokal dapat tetap relevan, menjadi sumber kebangaan, dan memperkuat identitas bangsa di tengah arus globalisasi.



