REALISME: KONSEP REALITAS OBJEKTIF, PERANAN PENGALAMAN DALAM PENDIDIKAN, DAN PENEGASAN KEBENARAN ALLAH YANG NYATA

Penulis

  • Asta Lawu Nedi Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Esmy Anggelina Tefa Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Friska M. Benu Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Hever Taneo Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Ireni Irnawati Pellokila Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Kata Kunci:

Realisme, Filsafat, Pendidikan, Pendidikan Agama Kristen, Realitas Objektif, Tuhan

Abstrak

Filsafat realisme adalah pandangan yang menegaskan keberadaan realitas secara objektif dan independen dari kesadaran manusia, berbeda dengan idealisme yang menganggap realitas bergantung pada pemikiran atau persepsi. Aliran pemikiran ini memiliki variasi utama dengan tokoh-tokoh pelopor seperti Aristoteles dan John Locke. Dalam pendidikan umum, realisme memprioritaskan kurikulum berbasis fakta dan metode pembelajaran logis untuk mempersiapkan siswa menghadapi kehidupan. Dalam konteks pendidikan agama Kristen, penerapannya mengintegrasikan pemahaman doktrinal dengan relevansi kehidupan sehari-hari, mendorong integrasi iman dan akal. Realisme juga mengakomodasi kepercayaan akan keberadaan Tuhan sebagai realitas konkret, di mana nilai-nilai moral diturunkan dari hukum alam yang ditetapkan Tuhan. Pandangan Alkitab tentang realisme menyelaraskan pengakuan akan keadaan dunia yang tidak sempurna dengan harapan akan realitas baru melalui karya penebusan. Terlepas dari keunggulannya seperti objektivitas dan kepraktisan, realisme juga menghadapi kritik yang berkaitan dengan pesimisme dan reduksionisme.

The philosophy of realism is a view that affirms the existence of reality objectively and independently of human consciousness, in contrast to idealism, which considers reality dependent on thought or perception. This school of thought has major variations with pioneering figures such as Aristotle and John Locke. In general education, realism prioritizes a fact-based curriculum and logical learning methods to prepare students for life. In the context of Christian religious education, its application integrates doctrinal understanding with relevance to everyday life, encouraging the integration of faith and reason. Realism also accommodates belief in the existence of God as a concrete reality, where moral values are derived from God's established natural laws. The biblical view of realism aligns the recognition of the imperfect state of the world with the hope of a new reality through the work of redemption. Despite its advantages such as objectivity and practicality, realism also faces criticisms related to pessimism and reductionism.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30