MATERIALISME DAN TANTANGANNYA BAGI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN: SEBUAH TINJAUAN FILSAFAT

Penulis

  • Margareth Julia Malelak Institut Agama Kristen Negri Kupang
  • Ivana Clairine Mailau Institut Agama Kristen Negri Kupang
  • Rino Benu Institut Agama Kristen Negri Kupang
  • Yusmin Asrolin Tapeun Institut Agama Kristen Negri Kupang
  • Ireni Irnawati Pellokila Institut Agama Kristen Negri Kupang

Kata Kunci:

Materialisme, Filsafat Pendidikan, Pendidikan Agama Kristen, Spiritualitas, Nilai Kristiani, Teknologi, Karakter

Abstrak

Jurnal ini membahas aliran filsafat materialisme serta implikasinya terhadap pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Kristen (PAK). Materialisme beranggapan bahwa seluruh realitas berakar pada materi dan menolak keberadaan entitas non-fisik seperti jiwa dan roh. Pandangan ini memberikan pengaruh besar terhadap pendekatan pendidikan modern yang menekankan aspek empiris, ilmiah, dan relevansi terhadap kehidupan nyata. Namun, dari perspektif iman Kristen, aliran ini menjadi tantangan karena mengabaikan dimensi spiritual dan keberadaan Allah sebagai pusat kehidupan. Melalui kajian terhadap pemikiran tokoh-tokoh seperti Demokritus, Feuerbach, dan Karl Marx, makalah ini menunjukkan bahwa walaupun materialisme berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, ia gagal menjelaskan aspek rohani manusia. Oleh karena itu, Pendidikan Agama Kristen perlu mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, moral, dan karakter Kristiani dalam proses pembelajaran agar dapat menyeimbangkan pandangan materialistik dengan kebenaran iman yang berlandaskan Alkitab.

This journal discusses the philosophical school of materialism and its implications for education, particularly Christian Religious Education (CRE). Materialism holds that all reality is rooted in matter and denies the existence of non-physical entities such as the soul and spirit. This perspective greatly influences modern educational approaches that emphasize empirical, scientific, and real-life relevance. However, from the Christian faith perspective, this philosophy poses a challenge because it neglects the spiritual dimension and the existence of God as the center of life. Through an examination of the thoughts of figures such as Democritus, Feuerbach, and Karl Marx, this paper shows that although materialism contributes to the advancement of science and technology, it fails to explain the spiritual aspect of human existence. Therefore, Christian Religious Education needs to integrate spiritual, moral, and Christian values into the learning process to balance materialistic perspectives with the truth of faith grounded in the Bible.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30