PERANCANGAN KURIKULUM MIKRO BERBASIS PARTICIPATORY ACTION RESEARCH (PAR) UNTUK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN TRANSFORMATIF
Kata Kunci:
Pendidikan Agama Kristen, Kurikulum Mikro, Participatory Action Research (PAR), Pembelajaran Kontekstual, Pembelajaran TransformatifAbstrak
This research aims to design a Christian Religious Education (PAK) micro curriculum based on Participatory Action Research (PAR) as an effort to provide contextual and transformative learning. Curriculum design is carried out through the active involvement of students, teachers, and faith communities in all stages of research, including identifying needs, planning, implementing actions, theological reflection, and ongoing evaluation. The PAR approach is used to ensure that PAK learning departs from the realities of students' lives and the values of the Christian faith that live in their social context. This research uses a qualitative method with a PAR design, which is carried out through participant observation, in-depth interviews, focus group discussions, and learning documentation. The research results show that the PAR-based PAK micro curriculum is able to increase the relevance of teaching material to the local context, strengthen students' participation and reflection on faith, and encourage integration between theological understanding and daily life practices. In addition, this curriculum contributes to the development of critical awareness, an attitude of social concern, and a commitment to transformation as a form of living the Christian faith. Thus, designing a PAR-based PAK micro curriculum can be an alternative model for learning development that is flexible, reflective, and oriented towards faith and social transformation.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang kurikulum mikro Pendidikan Agama Kristen (PAK) berbasis Participatory Action Research (PAR) sebagai upaya menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan transformatif. Perancangan kurikulum dilakukan melalui keterlibatan aktif peserta didik, guru, dan komunitas iman dalam seluruh tahapan penelitian, meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan tindakan, refleksi teologis, dan evaluasi berkelanjutan. Pendekatan PAR digunakan untuk memastikan bahwa pembelajaran PAK berangkat dari realitas kehidupan peserta didik serta nilai-nilai iman Kristen yang hidup dalam konteks sosial mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain PAR, yang dilaksanakan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, dan dokumentasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum mikro PAK berbasis PAR mampu meningkatkan relevansi materi ajar dengan konteks lokal, memperkuat partisipasi dan refleksi iman peserta didik, serta mendorong integrasi antara pemahaman teologis dan praktik kehidupan sehari-hari. Selain itu, kurikulum ini berkontribusi pada pengembangan kesadaran kritis, sikap kepedulian sosial, dan komitmen transformasi sebagai wujud penghayatan iman Kristen. Dengan demikian, perancangan kurikulum mikro PAK berbasis PAR dapat menjadi model alternatif pengembangan pembelajaran yang fleksibel, reflektif, dan berorientasi pada transformasi iman dan sosial.



