PERAN GENERASI MUDA DALAM PELESTARIAN BAHASA DAERAH
Kata Kunci:
Bahasa Daerah, Identitas Budaya, GlobalisasiAbstrak
Bahasa daerah merupakan salah satu unsur fundamental dalam membentuk identitas budaya suatu masyarakat. Ia tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai wadah yang menyimpan nilai, tradisi, serta cara pandang hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di tengah arus globalisasi dan dominasi bahasa nasional maupun internasional, bahasa daerah menghadapi tantangan serius berupa penurunan penggunaan dan risiko kepunahan. Kehilangan bahasa daerah berarti kehilangan sebagian identitas budaya, kearifan lokal, dan simbol kebanggaan kolektif. Penelitian mengenai pentingnya bahasa daerah sebagai identitas budaya menegaskan bahwa bahasa ibu memiliki peran strategis dalam memperkuat solidaritas sosial, menjaga keberagaman, serta membangun jati diri bangsa. Bahasa daerah juga menjadi medium utama dalam upacara adat, sastra lisan, dan ekspresi seni tradisional, sehingga pelestariannya berhubungan langsung dengan keberlanjutan budaya. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif dan strategi pelestarian yang komprehensif, seperti integrasi bahasa daerah dalam kurikulum pendidikan, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan komunitas bahasa. Dengan demikian, bahasa daerah bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan aset budaya yang harus dijaga dan dikembangkan agar tetap relevan di era modern. Melestarikan bahasa daerah berarti melestarikan identitas, memperkuat kebanggaan, dan memastikan keberlanjutan budaya bangsa di tengah dinamika global.



