KECEMASAN BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA TINGKAT AKHIR PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA
Kata Kunci:
Kecemasan, Kualitas Tidur, Mahasiswa Keperawatan, Mahasiswa Tingkat AkhirAbstrak
Pendahuluan: Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami mahasiswa tingkat akhir akibat tuntutan akademik, penyususnan skripsi, dan tekanan kelulusan. Kondisi kecemasan tidak terkontrol dapat berdampak pada kualitas tidur, sehingga memengaruhi kesehatan fisik maupun mental mahasiswa Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa tingkat akhir Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 71 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) untuk mengukur kecemasan dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji nonparametrik Kendall’s tau-b. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami kecemasan kategori ringan 32 responden (45,1%), diikuti sedang 17 responden (23,9%), minimal 13 responden (18,3%), dan berat 9 responden (12,7%). Gambaran kualitas tidur menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori ringan 32 responden (45,1%), diikuti sedang 17 responden (23,9%), minimal 13 responden (18,3%), dan berat 9 responden (12,7%). Hasil uji Kendall’s tau-b menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan kualitas tidur (p = 0,000; r = 0,368). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan korelasi sedang antara kecemasan dan kualitas tidur, dimana semakin tinggi kecemasan mahasiswa maka semakin buruk kualitas tidurnya.
Background: Anxiety is one of the psychological problems commonly experienced by final-year students due to academic demands, thesis preparation, and graduation pressure. Uncontrolled anxiety may affect sleep quality, which in turn impacts students’ physical and mental health. Purpose: This study aimed to determine the relationship between anxiety and sleep quality among final-year undergraduate nursing students at the Faculty of Health Sciences, ‘Aisyiyah University Yogyakarta. Method: This study employed a quantitative approach with a correlational observational design using a cross-sectional method. The sample consisted of 71 respondents. Data were collected using the Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) questionnaire to measure anxiety and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) to assess sleep quality. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the nonparametric Kendall’s tau-b test. Results: The results showed that the majority of respondents experienced mild anxiety (32 respondents; 45.1%), followed by moderate anxiety (17 respondents; 23.9%), minimal anxiety (13 respondents; 18.3%), and severe anxiety (9 respondents; 12.7%). The analysis using Kendall’s tau-b indicated a significant relationship between anxiety and sleep quality (p = 0.000; r = 0.368) Conclusion: There is a statistically significant relationship with moderate correlation strength between anxiety and sleep quality. Higher levels of anxiety are associated with poorer sleep quality among final-year nursing students.



