ANALISIS TRANSFORMASI DIGITAL DALAM MANAJEMEN RANTAI PASOK AGRIBISNIS
Studi Dampak Terhadap Efisiensi Operasional dan Pendapatan Petani di Indonesia
Kata Kunci:
Manajemen Agribisnis, Digitalisasi Rantai Pasok, Ekonomi Pertanian, PetaniAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adopsi teknologi digital terhadap efisiensi rantai pasok agribisnis dan dampaknya terhadap kesejahteraan petani. Menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui data sekunder dari BPS dan laporan sektor pertanian tahun 2023-2025, hasil menunjukkan bahwa integrasi platform digital meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan . Penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi secara signifikan mengurangi kerugian pasca panen sebesar 15 % dan meningkatkan margin keuntungan petani 25 % melalui penghapusan perantara yang tidak efisien. Analisis statistik menegaskan bahwa adopsi teknologi (\(X_{1}\)) memiliki dampak positif yang kuat (\(P<0.01\)) terhadap ketahanan rantai pasok. Menyimpulkan bahwa sementara transformasi digital menawarkan solusi kuat untuk asimetri informasi, intervensi pemerintah yang strategis dalam infrastruktur digital pedesaan diwajibkan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
This study aims to analyze the influence of digital technology adoption on agribusiness supply chain efficiency and its impact on farmers' welfare. Utilizing a mixed-methods approach—incorporating both qualitative and quantitative data from BPS (Statistics Indonesia) and agricultural sector reports from 2023–2025—the results indicate that the integration of digital platforms significantly enhances operational efficiency. The research demonstrates that digitalization significantly reduces post-harvest losses by 15% and increases farmers' profit margins by 25% through the elimination of inefficient intermediaries. Statistical analysis confirms that technology adoption (X_{1}) has a strong positive impact (P < 0.01) on supply chain resilience. In conclusion, while digital transformation offers a robust solution to information asymmetry, strategic government intervention in rural digital infrastructure is required to ensure inclusive economic growth.



