HUBUNGAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK DENGAN PROPORSI MASSA LEMAK DAN MASSA OTOT MAHASISWA DEPARTEMEN KIMIA UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Kata Kunci:
Aktivitas Fisik, Massa Lemak, Massa Otot, MahasiswaAbstrak
Hubungan antara tingkat aktivitas fisik dan komposisi tubuh, terutama massa otot dan lemak, diteliti pada mahasiswi jurusan kimia. Penelitian ini, dengan pendekatan kausal-komparatif, melibatkan 60 mahasiswi dari angkatan pertama ASU, angkatan 2024, dengan menggunakan pengambilan sampel acak proporsional matriks. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner IPAQ dan alat Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 86,67% subjek berada dalam kategori aktivitas sedang, sedangkan tingkat prevalensi massa lemak sangat tinggi adalah 88,33%, dan semua peserta (100%) memiliki massa otot rendah; tidak ada hubungan signifikan antara aktivitas fisik dan massa lemak (p = 0,236) atau massa otot (p = 0,704). Diduga bahwa aktivitas fungsional harian yang seragam tidak cukup untuk menghasilkan rangsangan fisiologis bagi perubahan komposisi tubuh yang signifikan.




