PENGARUH BEBAN KERJA DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR INSPEKTORAT PROVINSI SUMATERA UTARA

Penulis

  • Fatima Pangaribuan Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Mella Yunita Universitas Tjut Nyak Dhien
  • Uswatun Hasanah Universitas Tjut Nyak Dhien

Kata Kunci:

Beban Kerja, Pengalaman Kerja, Prestasi Kerja

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan pengalaman kerja terhadap prestasi kerja pegawai pada Kantor Inspektorat Provinsi Sumatera Utara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 40 pegawai yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS versi 31. Hasil uji regresi menunjukkan persamaan Y = 9,443 + 0,318X₁ + 0,444X₂, dengan nilai R² sebesar 0,640 yang berarti 64% variasi prestasi kerja dipengaruhi oleh beban kerja dan pengalaman kerja. Hasil uji t menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja (t_hitung = 4,033; sig = 0,000 < 0,05), dan pengalaman kerja juga berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja (t_hitung = 3,402; sig = 0,002 < 0,05). Secara simultan, hasil uji F menunjukkan bahwa be ban kerja dan pengalaman kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja (F_hitung = 33,038; sig = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin baik pengelolaan beban kerja dan semakin tinggi pengalaman kerja pegawai, maka semakin tinggi pula prestasi kerja yang dihasilkan. Penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pihak instansi dalam pengelolaan beban kerja dan peningkatan kualitas pengalaman kerja pegawai.

This study aims to examine the effect of workload and work experience on employee performance at the Inspectorate Office of North Sumatra Province. This research uses a quantitative method with an associative approach. The sample consisted of 40 employees, determined by a saturated sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and the coefficient of determination (R²) with the help of SPSS version 31. The regression analysis resulted in the equation Y = 9.443 + 0.318X₁ + 0.444X₂, with an R² value of 0.640, indicating that 64% of the variation in employee performance is influenced by workload and work experience. The t-test results showed that workload significantly affects performance (t = 4.033; sig = 0.000 < 0.05), and work experience also has a significant effect on performance (t = 3.402; sig = 0.002 < 0.05). The F-test revealed that workload and work experience simultaneously have a significant effect on employee performance (F = 33.038; sig = 0.000 < 0.05). It can be concluded that better workload management and increased work experience positively contribute to improving employee performance. This study is expected to provide insights for institutions in managing workload and enhancing employee competencies.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29