UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN MEDANG GATAL (Schima wallichii DC. Korth) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes dan Shigella dysenteriae
Kata Kunci:
Tumbuhan Medang Gatal, Schima Wallichii DC. Korth, Cheloni, Etanol 96%, LC-MS/MS, AntibakteriAbstrak
Tumbuhan Medang Gatal (Schima wallichii (DC.) Korth) merupakan jenis tumbuhan yang tergolong ke dalam famili Theaceae yang memiliki aktivitas antiinflamasi, antipiretik dan analgesik, antimikroba dan antimutagenik. Tumbuhan Medang Gatal memiliki banyak khasiat dan sering digunakan oleh masyarakat sebagai pengobatan tradisional seperti obat untuk masalah sulit tidur (insomnia) dan tekanan darah tinggi (hipertensi). Tujuan penelitian ini untuk mengamati dan membandingkan apakah ekstrak daun Medang Gatal memiliki potensi Antibakteri terhadap perkembangan dan pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes dan Shigella dysenteriae. Metode penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium. Sampel yang digunakan adalah daun Medang Gatal melalui proses ekstraksi yang menghasilkan total simplisia kering sebanyak 2200 g dan setelah diwaterbath sebanyak 525,76 g. Sehingga rendemen hasil yang diperoleh sebesar 23,9 %. Ekstrak kemudian dilakukan uji LC-MS/MS dan uji aktivitas Antibanteri. Hasil LC-MS/MS menunjukkan ekstrak daun Medang Gatal mengandung senyawa Alkaloid, Terpenoid, shikimat dan fenilpropanoid. Pada uji aktivitas antibakteri Ekstrak Daun Medang Gatal dilakukan dengan menggunakan konsentrasi 8%, 10% dan 12% dengan cakram klindamisin sebagai kontrol positif dan DMSO 10% sebagai kontrol negatif. Pada bakteri Propionibacterium acnes dengan konsentrasi 10% di dapatkan rata-rata hasil zona hambat tertinggi yaitu 20,48 mm, dengan respon sangat kuat. Sedangkan pada bakteri Shigella dysenteriae dengan konsentrasi 10% didapatkan rata- rata zona hambat tertinggi hanya sebesar 19,4 mm dan termasuk kedalam kategori kuat. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun Medang Gatal dengan bakteri Propionibacterium acnes lebih berpotensi menghambat aktivitas antibakteri dan memberikan respon yang sangat kuat dibandingkan bakteri Shigella dysenteriae hanya memberikan respon yang kuat, semakin tinggi konsentrasi semakin efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri.
Theaceae family that has anti-inflammatory, antipyretic and analgesic, antimicrobial and antimutagenic activities. The Medang Gatal plant has many benefits and is often used by people as a traditional medicine such as a medicine for insomnia and high blood pressure (hypertension). The purpose of this study was to observe and compare whether the Medang Gatal leaf extract has antibacterial potential against the development and growth of Propionibacterium acnes and Shigella dysenteriae bacteria. This research method is a laboratory experiment. The sample used was Medang Gatal leaves through an extraction process that produced a total of 2200 g of dry simplicia and after a water bath of 525.76 g. So that the yield obtained was 23.9%. The extract was then tested by LC-MS/MS and antibacterial activity. The results of LC-MS/MS showed that Medang Gatal leaf extract contains Alkaloid, Terpenoid, shikimate and phenylpropanoid compounds. The antibacterial activity test of Medang Gatal Leaf Extract was carried out using concentrations of 8%, 10% and 12% with clindamycin discs as a positive control and 10% DMSO as a negative control. In Propionibacterium acnes bacteria with a concentration of 10%, the highest average inhibition zone was obtained, namely 20.48 mm, with a very strong response. While in Shigella dysenteriae bacteria with a concentration of 10%, the highest average inhibition zone was only 19.4 mm and was included in the strong category. It can be concluded that Medang Gatal leaf extract with Propionibacterium acnes bacteria has more potential to inhibit antibacterial activity and provides a very strong response compared to Shigella dysenteriae bacteria which only provides a strong response, the higher the concentration, the more effective it is in inhibiting bacterial growth.




