STORYTELLING SEBAGAI STRATEGI PEDAGOGIS: PROFESIONALISME GURU KELAS DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI)
Kata Kunci:
Storytelling, Strategi Pedagogis, Minat Baca, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Profesionalisme GuruAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan Storytelling sebagai strategi pedagogis untuk meningkatkan minat baca dan pemahaman siswa di mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat baca siswa dan anggapan bahwa materi sejarah itu kaku dan kurang menarik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber ilmiah yang mencakup teori Storytelling, kompetensi guru, dan psikologi perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Storytelling dapat mengubah materi sejarah yang abstrak menjadi narasi yang lebih hidup. Ini dapat mengaktifkan aspek kognitif dan afektif siswa secara bersamaan. Efektivitas strategi ini sangat dipengaruhi oleh profesionalisme guru, khususnya dalam kompetensi pedagogik untuk menyusun alur cerita dan kompetensi kepribadian yang mendukung penyampaian secara ekspresif dan komunikatif. Storytelling juga dapat membantu memperkuat daya ingat melalui penyajian yang kronologis. Selain itu, metode ini berperan dalam mengembangkan imajinasi dan mendorong motivasi intrinsik siswa untuk memperluas aktivitas literasi. Oleh karena itu, penguasaan teknik bercerita oleh guru menjadi solusi strategis dalam mengatasi kesulitan belajar sejarah sekaligus membangun budaya literasi di tingkat pendidikan dasar.
This study aims to examine the use of Storytelling as a pedagogical strategy to enhance students’ reading interest and comprehension in the subject of Islamic Cultural History (SKI) at the Madrasah Ibtidaiyah (MI) level. The background of this study is rooted in students’ low reading interest and the perception that history material is rigid and uninteresting. This study employs a literature review method, collecting data from various scientific sources covering Storytelling theory, teacher competencies, and child developmental psychology. The findings indicate that Storytelling can transform abstract historical material into a more vivid narrative, thereby simultaneously engaging students’ cognitive and affective aspects. The effectiveness of this strategy is significantly influenced by teacher professionalism, particularly in pedagogical competencies for structuring storylines and personal competencies that support expressive and communicative delivery. In addition to helping strengthen memory through chronological presentation, Storytelling also plays a role in developing imagination and fostering students’ intrinsic motivation to expand literacy activities. Thus, a teacher’s mastery of Storytelling techniques becomes a strategic solution for addressing difficulties in learning history while simultaneously fostering a culture of literacy at the elementary education level.




