PERAN DAN STRATEGI WALHI NUSA TENGGARA TIMUR DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP KRISIS LINGKUNGAN
Kata Kunci:
WALHI, Kesadaran Masyarakat, Krisis Lingkungan, Strategi Lingkungan, NTTAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran dan strategi WALHI Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap krisis lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WALHI NTT menjalankan empat peran utama, yaitu konsultasi, fasilitasi, advokasi, dan monitoring. Strategi yang diterapkan meliputi Sekolah Ekologi, Kampanye Maklumat, dan pemberdayaan masyarakat melalui konsep Wilayah Kelola Rakyat (WKR). Program Sekolah Ekologi efektif membangun pemahaman kritis peserta terhadap isu lingkungan, Kampanye Maklumat memperluas kesadaran publik melalui ruang sosial dan media, sedangkan WKR memperkuat kapasitas masyarakat adat, nelayan, dan komunitas lokal dalam mempertahankan ruang hidup mereka. Implikasi dari peran dan strategi tersebut terlihat pada meningkatnya pengetahuan masyarakat, perubahan perilaku yang lebih peduli lingkungan, keberanian menyuarakan hak ekologis, serta terbentuknya solidaritas kolektif melalui komunitas Sahabat Alam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa WALHI NTT berkontribusi penting dalam membangun masyarakat yang sadar, kritis, dan aktif menjaga kelestarian lingkungan hidup.
This study aims to analyze the roles and strategies of WALHI East Nusa Tenggara (NTT) in improving public awareness of the environmental crisis. A descriptive qualitative approach was employed using interviews, observation, and documentation techniques. The findings show that WALHI NTT performs four main roles: consultation, facilitation, advocacy, and monitoring. The strategies implemented include the Ecological School, Maklumat Campaign, and community empowerment through the People’s Managed Territory concept. The Ecological School effectively develops participants’ critical understanding of environmental issues, the Maklumat Campaign expands public awareness through social spaces and media, while community empowerment strengthens the capacity of indigenous peoples, fishermen, and local communities to defend their living spaces. The impacts are reflected in increased public knowledge, more environmentally responsible behavior, stronger courage to voice ecological rights, and the formation of collective solidarity through the Sahabat Alam community. This study concludes that WALHI NTT has an important contribution in creating a society that is aware, critical, and active in protecting environmental sustainability.




