PEMANFAATAN FACEBOOK SEBAGAI SARANA PEMASARAN HASIL TERNAK DALAM PERSPEKTIF PLATFORM SOCIETY DI DESA PUKDALE, KUPANG TIMUR
Kata Kunci:
Facebook, Pemasaran Digital, Hasil Ternak, Platform Society, Peternak DesaAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan Facebook sebagai sarana pemasaran hasil ternak dalam perspektif Platform Society di Desa Pukdale. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas peternak pengguna Facebook, pembeli, dan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Facebook dimanfaatkan peternak untuk memasarkan sapi, babi, kambing, dan ayam melalui unggahan foto, video, serta komunikasi melalui komentar dan pesan pribadi. Penggunaan Facebook mendorong perubahan pola pemasaran dari sistem tradisional yang bergantung pada tengkulak, pasar, dan jaringan keluarga menuju sistem digital yang lebih terbuka. Dalam perspektif Platform Society, Facebook berfungsi sebagai ruang ekonomi digital yang memediasi promosi, komunikasi, negosiasi, dan pertemuan antara penjual dan pembeli. Manfaat yang dirasakan peternak meliputi perluasan jangkauan pasar, kemudahan memperoleh pembeli, penghematan biaya pemasaran, dan peningkatan peluang penjualan. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena masih terkendala jaringan internet yang kurang stabil, rendahnya literasi digital, dan adanya calon pembeli yang tidak serius bertransaksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Facebook telah memberi kontribusi nyata terhadap pemasaran hasil ternak masyarakat desa, tetapi peningkatan kapasitas pengguna dan dukungan infrastruktur digital masih diperlukan agar manfaat ekonomi yang diperoleh lebih maksimal.
This study aims to analyze the use of Facebook as a livestock marketing medium from the perspective of Platform Society in Desa Pukdale. The research employed a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. Informants consisted of livestock farmers using Facebook, buyers, and related parties. The findings show that Facebook is utilized to market cattle, pigs, goats, and chickens through photo and video uploads, as well as communication via comments and private messages. The use of Facebook has shifted marketing patterns from traditional systems relying on middlemen, local markets, and family networks toward a more open digital system. From the Platform Society perspective, Facebook functions as a digital economic space mediating promotion, communication, negotiation, and interaction between sellers and buyers. The benefits perceived by farmers include wider market reach, easier access to buyers, lower marketing costs, and increased sales opportunities. However, its utilization remains suboptimal due to unstable internet networks, limited digital literacy, and non-serious buyers. This study concludes that Facebook has contributed significantly to rural livestock marketing, yet improving users’ capacity and digital infrastructure remains necessary to maximize economic benefits.




