ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. I DENGAN DIABETES MELLITUS TIPE II DI RUANGAN RAUDHAH III RSUD DR. ZAINAL ABIDIN BANDA ACEH

Penulis

  • Chairunnisaq Universitas Prima Indonesia
  • Delis Mayasari Universitas Prima Indonesia
  • Linda Hayati Universitas Prima Indonesia
  • Nurul Hazza Milanda Universitas Prima Indonesia
  • Sarah Salsa Fitri Universitas Prima Indonesia

Kata Kunci:

Asuhan Keperawatan, Diabetes Mellitus Tipe II, Ketidakstabilan Kadar Glukosa

Abstrak

Mellitus yang merupakan masalah serius dalam kesehatan masyarakat, dan salah satu empat prioritas penyakit tidak menular yang menjadi perhatian dunia. Pada tahun 2020 prevelensi penyakit Diabetes Mellitus pada masyarakat Aceh sebanyak 10,7 juta jiwa dan di RSUDZA sebanyak 9.968 kasus. Tujuan penulisan ini yaitu mendeskripsikan Asuhan keperawatan pada Ny. I dengan Diabetes mellitus Tipe II di ruangan raudhah III rumah sakit umum daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Metode yang digunakan adaah proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan keperawatan,  implenetasi dan eavaluasi. Hasil pengkajian pemeriksaan fisik ditemukan 3 diagnosa keperawatan yaitu: 1) ketidakstabilan kadar glukosa dalam darah, 2)  nyeri akut, 3) kerusakan integitas kulit. Kesimpulan Asuhan keperawatan pada Ny. I dilakukan dengan 5 tahap proses keperawatan setelah dilakukan pengakajian, menentukan masalah keperawatan dan tindakan keperawatan dilakukan sesuai dengan intervensi keperawatan yang telah ditetapkan untuk mengatasi setaiap masalah yang diperoleh dan hasil yang optimal. Saran pada pasien atau keluarga dapat menerapkan perawatan yang baik dan benar sesuai asuhan keperawatan pada klien dengan Diabetes Mellitus Tipe II.

Diabetes Mellitus is a serious public health problem and is one of the four priority non-communicable diseases receiving global attention. In 2020, the prevalence of Diabetes Mellitus in the Aceh population reached 10.7 million people, and at RSUDZA there were 9,968 reported cases. The purpose of this paper is to describe the nursing care provided to Mrs I with Type II Diabetes Mellitus in the Raudhah III ward at Dr Zainoel Abidin General Hospital, Banda Aceh. The method used is the nursing process, which includes assessment, nursing diagnosis, care planning, implementation, and evaluation. The results of the physical examination assessment identified three nursing diagnoses: (1) unstable blood glucose levels, (2) acute pain, and (3) impaired skin integrity. In conclusion, nursing care for Mrs I was carried out through the five stages of the nursing process. Following the assessment, nursing problems were identified and appropriate interventions were implemented in accordance with the established care plan to address each identified issue and achieve optimal outcomes. It is recommended that patients and their families apply proper and appropriate care in line with nursing care for clients with Type II Diabetes Mellitus.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29