GRADASI DAN TRANSFORMASI MATERI AKIDAH DALAM KURIKULUM MERDEKA FASE D, E, DAN F: ANALISIS BERBASIS PERKEMBANGAN KOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MADRASAH
Kata Kunci:
Akidah, Akidah Akhlak, Pendidikan Islam, Pendidikan ImanAbstrak
Pembelajaran Akidah dalam mata pelajaran Akidah Akhlak memiliki peran strategis dalam membentuk keimanan peserta didik yang berkembang seiring dengan kematangan kognitif, emosional, dan moral pada setiap fase pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cakupan unsur-unsur Akidah dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada Fase D, E, dan F berdasarkan Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis dokumen kurikulum, buku teks, serta berbagai literatur yang relevan mengenai pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Fase D materi Akidah berfokus pada penguatan keyakinan dasar, pengenalan rukun iman, serta pemahaman terhadap sifat-sifat Allah Swt. Pada Fase E, pembelajaran diarahkan pada pengembangan kesadaran rasional dan kemampuan reflektif peserta didik dalam memahami persoalan-persoalan keimanan secara lebih kritis. Sementara itu, pada Fase F, materi Akidah menekankan pendalaman konsep teologis, penguatan argumentasi keagamaan, serta implementasi nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sosial dan kebangsaan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan materi Akidah berlangsung secara bertahap dan berkesinambungan sesuai karakteristik perkembangan peserta didik. Oleh karena itu, strategi pembelajaran yang kontekstual, reflektif, dan transformatif diperlukan agar pendidikan Akidah tidak hanya bersifat doktrinal, tetapi juga mampu membentuk karakter dan perilaku religius peserta didik..
Akidah learning in the Akidah Akhlak subject plays a crucial role in fostering students’ faith development in line with their cognitive, emotional, and moral growth at different educational stages. This study aims to analyze the scope of Akidah elements in Akidah Akhlak learning across Phases D, E, and F within the Merdeka Curriculum framework. The research employs a qualitative library research approach through the analysis of curriculum documents, textbooks, and relevant literature on Islamic education. The findings reveal that Akidah learning in Phase D focuses on strengthening fundamental beliefs, introducing the pillars of faith, and understanding the attributes of Allah. In Phase E, the learning process is directed toward developing rational awareness and reflective thinking in addressing issues related to faith. Meanwhile, Phase F emphasizes a deeper theological understanding, stronger religious reasoning, and the application of faith values in social and civic life. The results indicate that Akidah content is structured progressively and systematically according to students’ developmental characteristics. Therefore, contextual, reflective, and transformative learning strategies are essential to ensure that Akidah education goes beyond doctrinal instruction and contributes to the formation of students’ religious character and behavior




