ANALISIS PENERAPAN METODE FOLLOW THE MONEY DALAM PENGUNGKAPAN TINDAK PIDANA KORUPSI MELALUI AKUNTANSI FORENSIK

Penulis

  • Lili Wahyuni Universitas Mahaputra Muhammad Yamin
  • Siska Yulia Defitri Universitas Mahaputra Muhammad Yamin
  • Alifa Deisma Rizika Universitas Mahaputra Muhammad Yamin
  • Dillfa Lailatul Rahmi Dani Universitas Mahaputra Muhammad Yamin
  • Nada Azizah Charnain Universitas Mahaputra Muhammad Yamin
  • Nurfadilla Universitas Mahaputra Muhammad Yamin
  • Willa Demala Citra Universitas Mahaputra Muhammad Yamin

Kata Kunci:

Akuntansi Forensik, Follow TheMoney, Korupsi, Investigasi Keuangan, Pemulihan Aset

Abstrak

Korupsi merupakan salah satu tindak pidana yang memberikan dampak signifikan terhadap kerugian keuangan negara, menurunkan kepercayaan publik, serta menghambat pembangunan ekonomi. Kompleksitas modus korupsi yang semakin berkembang menyebabkan proses pengungkapannya memerlukan pendekatan investigatif yang tidak hanya berfokus pada pelaku, tetapi juga pada penelusuran aliran dana hasil kejahatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode follow the money dalam pengungkapan tindak pidana korupsi melalui pendekatan akuntansi forensik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, peraturan perundang-undangan, laporan lembaga antikorupsi, serta berbagai sumber relevan yang diterbitkan pada periode 2021–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode follow the money memiliki peran penting dalam mengidentifikasi transaksi keuangan yang mencurigakan, menelusuri aliran dana hasil korupsi, menemukan aset yang disembunyikan, serta mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam tindak pidana korupsi. Akuntansi forensik mendukung efektivitas metode tersebut melalui analisis bukti keuangan, investigasi transaksi, perhitungan kerugian negara, dan penyusunan bukti yang dapat digunakan dalam proses peradilan. Sinergi antara metode follow the money dan akuntansi forensik terbukti mampu meningkatkan kualitas pengungkapan kasus korupsi, memperkuat proses pembuktian hukum, serta mendukung upaya pemulihan aset negara yang hilang akibat tindak pidana korupsi. Oleh karena itu, penerapan kedua pendekatan tersebut perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas pemberantasan korupsi di Indonesia.

Corruption is a criminal offense that causes significant losses to state finances, reduces public trust, and hampers economic development. The increasing complexity of corruption schemes requires investigative approaches that focus not only on identifying perpetrators but also on tracing the flow of illicit funds. This study aims to analyze the implementation of the follow the money method in uncovering corruption crimes through a forensic accounting approach. This research employs a descriptive qualitative method using a literature review approach. Data were collected from scientific journals, books, regulations, anti-corruption agency reports, and other relevant sources published between 2021 and 2026. The findings indicate that the follow the money method plays a crucial role in identifying suspicious financial transactions, tracing corruption proceeds, locating concealed assets, and uncovering individuals involved in corruption offenses. Forensic accounting enhances the effectiveness of this method through financial evidence analysis, transaction investigations, state loss calculations, and the preparation of evidence for legal proceedings. The integration of the follow the money method and forensic accounting has proven effective in improving corruption case disclosure, strengthening legal evidence, and supporting asset recovery efforts. Therefore, the application of these approaches should continue to be enhanced to improve the effectiveness of corruption eradication efforts in Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29