TANTANGAN PEMUDA KRISTEN DALAM MEMPERTAHANKAN IMAN DI LINGKUNGAN KOS-KOSAN RILAYU
Kata Kunci:
Pemuda Kristen, Iman, Lingkungan Kos-Kosan, Pergaulan, Kehidupan RohaniAbstrak
Pemuda Kristen memiliki peran penting dalam keluarga, gereja, dan masyarakat sebagai generasi penerus yang diharapkan mampu hidup sesuai dengan ajaran Kristus. Namun, kehidupan di lingkungan kos-kosan sering kali menghadirkan berbagai tantangan yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan keteguhan iman mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan yang dihadapi pemuda Kristen dalam mempertahankan iman di lingkungan Kos-Kosan Rilayu serta upaya yang dilakukan untuk tetap bertumbuh secara rohani. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik wawancara terhadap pemuda Kristen yang tinggal di Kos-Kosan Rilayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi meliputi pengaruh teman sebaya, pergaulan yang kurang sehat, penggunaan media sosial yang berlebihan, serta berkurangnya waktu untuk kegiatan kerohanian akibat kesibukan sehari-hari. Selain itu, lingkungan yang bebas dan kurangnya pengawasan juga dapat memengaruhi komitmen pemuda terhadap nilai-nilai kekristenan. Untuk menghadapi tantangan tersebut, pemuda perlu menjaga kedekatan dengan Tuhan melalui doa, membaca Alkitab, mengikuti persekutuan, dan terlibat aktif dalam pelayanan gereja. Dukungan keluarga dan gereja juga berperan penting dalam membentuk serta memperkuat kehidupan iman pemuda. Dengan memiliki dasar iman yang kuat, pemuda Kristen mampu mempertahankan keyakinannya dan menjadi teladan yang baik di tengah lingkungan yang penuh tantangan.
Christian youth play a vital role in their families, churches, and communities as the next generation, expected to live according to Christ's teachings. However, living in a boarding house often presents various challenges that can impact the growth and steadfastness of their faith. This study aims to identify the challenges faced by Christian youth in maintaining their faith in the Rilayu boarding house environment and the efforts they make to maintain their spiritual growth. The method used was qualitative research using interviews with Christian youth living in the Rilayu boarding house. The results indicate that the main challenges include peer influence, unhealthy social interactions, excessive use of social media, and reduced time for spiritual activities due to daily activities. Furthermore, a free environment and lack of supervision can also impact youth's commitment to Christian values. To address these challenges, youth need to maintain their closeness to God through prayer, Bible reading, fellowship, and active involvement in church services. Family and church support also play a crucial role in shaping and strengthening the faith of young people. By having a strong foundation of faith, Christian youth are able to maintain their faith and serve as good role models in a challenging environment




