INTEGRASI ADIWIYATA DAN SEKOLAH RAMAH ANAK DALAM PEMBENTUKAN BUDAYA SEKOLAH INKLUSIF

Penulis

  • Asnaini Institut Sains Al-Qur'an Syekh Ibrahim
  • Nur Azizah Institut Sains Al-Qur'an Syekh Ibrahim
  • Surma Hayani Institut Sains Al-Qur'an Syekh Ibrahim

Kata Kunci:

Adiwiyata, Sekolah Ramah Anak, Budaya Sekolah, Sekolah Inklusif, Pendidikan

Abstrak

Pembentukan budaya sekolah yang inklusif menjadi salah satu upaya penting dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, ramah, dan mampu mengakomodasi keberagaman peserta didik. Program Adiwiyata dan Sekolah Ramah Anak (SRA) merupakan dua program yang strategis yang mendukung terciptanya budaya sekolah yang berorientasi pada kepedulian lingkungan sekaligus pemenuhan hak-hak anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi Program Adiwiyata dan Sekolah Ramah Anak dalam pembentukan budaya sekolah yang inklusif. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, peraturan pemerintah dan dokumen resmi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi kedua program mampu menciptakan budaya sekolah yang lebih inklusif melalui penerapan nilai-nilai kepedulian lingkungan, penghormatan terhadap hak anak, partisipasi seluruh warga sekolah, serta terciptanya lingkungan belajar yang aman, sehat, nyaman, dan bebas dari diskriminasi. Sinergi antara Proram Adiwiyata dan Sekolah Ramah Anak menjadi strategi yang efektif dalam mendukung pendidikan yang berkelanjutan serta penguatan karakter peserta didik. Oleh karena itu, implementasi kedua program secara terpadu perlu terus ditingkatkan sebagai upaya membangun budaya sekolah yang berkualitas dan inklusif.

The development of an inclusive school culture is an essential effort to create a safe, comfortable, child-friendly, and diverse learning environment. The Adiwiyata Program and the Child-Friendly School (CFS) Program are two strategic initiatives that support the establishment of a school culture emphasizing environmental awareness and the fulfillment of children's rights. This study aims to analyze the integration of the Adiwiyata Program and the Child-Friendly School Program in fostering an inclusive school culture. The study employed a qualitative descriptive approach using a literature review method by analyzing books, scientific journals, government regulations, and other relevant documents. The findings indicate that the integration of these two programs contributes to the development of an inclusive school culture through the implementation of environmental awareness, respect for children's rights, active participation of all school members, and the creation of a safe, healthy, comfortable, and non-discriminatory learning environment. The synergy between the Adiwiyata Program and the Child-Friendly School Program is an effective strategy for supporting sustainable education and strengthening students' character. Therefore, the integrated implementation of both programs should be continuously enhanced to promote a high-quality and inclusive school culture

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29