EVALUASI PENGGUNAAN RAMBU LALU LINTAS PADA SIMPANG BERSINYAL (LAMPU MERAH KOTA ENREKANG)
Kata Kunci:
Simpang Bersinyal, Rambu Lalu Lintas, Kepatuhan Pengguna Jalan, Lalu Lintas PerkotaanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik lalu lintas, kondisi rambu lalu lintas, serta tingkat kepatuhan pengguna jalan pada simpang empat bersinyal di Kota Enrekang. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana sistem pengaturan lalu lintas yang ada mampu mendukung keselamatan dan kelancaran arus kendaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei dan observasi langsung di lapangan. Pengamatan dilakukan pada jam sibuk pagi, siang, dan sore guna memperoleh gambaran kondisi lalu lintas yang representatif. Data yang dianalisis meliputi kondisi geometrik simpang, waktu siklus sinyal lampu lalu lintas, volume kendaraan berdasarkan jenisnya, serta perilaku kepatuhan pengendara terhadap rambu dan sinyal lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lampu lalu lintas pada simpang empat bersinyal di Kota Enrekang berfungsi dengan baik dan beroperasi sesuai dengan waktu siklus yang telah ditetapkan. Namun demikian, kondisi rambu lalu lintas masih belum memadai, baik dari segi jumlah maupun jenis rambu yang tersedia, sehingga belum sepenuhnya mendukung pengaturan lalu lintas secara optimal. Tingkat kepatuhan pengguna jalan menunjukkan variasi yang cukup signifikan, dengan pelanggaran lalu lintas lebih dominan dilakukan oleh pengendara kendaraan roda dua. Total Jumlah kendaraan sepeda motor yang patuh sebesar 67,23%, Tidak patuh sebesar 21,49% sedangkan jumlah kendaraan ringan yang patuh sebesar 8,14%, Tidak patuh 3,14%. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi instansi terkait dalam upaya peningkatan kelengkapan rambu lalu lintas serta perbaikan sistem pengelolaan lalu lintas guna meningkatkan keselamatan dan kelancaran di simpang bersinyal Kota Enrekang.
This study aims to evaluate traffic characteristics, the condition of traffic signs, and the level of road user compliance at a signalized four-leg intersection in Enrekang City. The evaluation was conducted to determine the extent to which the existing traffic control system supports safety and the smooth flow of vehicles. The research method employed was descriptive quantitative, using survey techniques and direct field observations. Observations were carried out during morning, midday, and evening peak hours to obtain a representative picture of traffic conditions. The analyzed data included the geometric conditions of the intersection, traffic signal cycle times, vehicle volumes by type, and driver compliance behavior with traffic signs and signals. The results indicate that the traffic signals at the signalized four-leg intersection in Enrekang City function properly and operate in accordance with the established cycle times. However, the condition of traffic signs is still inadequate, both in terms of quantity and types of signs available, and therefore does not fully support optimal traffic management. The level of road user compliance shows considerable variation, with traffic violations predominantly committed by two-wheeled vehicle riders. The total number of compliant motorcycle users is 67.23%, while non-compliant users account for 21.49%. Meanwhile, compliant light vehicle users account for 8.14%, and non-compliant users for 3.14%. This study is expected to serve as a reference for relevant authorities in efforts to improve the provision of traffic signs and enhance traffic management systems in order to increase safety and traffic flow efficiency at the signalized intersection in Enrekang City




