PSIKOEDUKASI MENGENAI QUARTER LIFE CRISIS PADA DEWASA AWAL MELALUI MINI WORKSHOP 'TERSESAT ATAU SEDANG BERTUMBUH?

Penulis

  • Yossy Dwi Erliana Universitas Teknologi Sumbawa
  • Indah Amelia Sari Universitas Teknologi Sumbawa
  • Faida Yasrim Universitas Teknologi Sumbawa
  • Fanny Saputri Universitas Teknologi Sumbawa

Kata Kunci:

Quarter Life Crisis, Psikoedukasi, Dewasa Awal, Workshop

Abstrak

Masa dewasa awal merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan berbagai tuntutan kehidupan, seperti penyelesaian pendidikan, pemilihan karier, kemandirian finansial, serta pembentukan hubungan interpersonal. Berbagai tuntutan tersebut dapat memunculkan tekanan  psikologis yang dikenal sebagai Quarter Life Crisis (QLC), yaitu kondisi ketika individu mengalami kebingungan, kecemasan, dan ketidakpastian terkait masa depan. Kurangnya pemahaman mengenai QLC dapat menyebabkan individu kesulitan mengenali kondisi yang dialami serta menentukan strategi penanganan yang tepat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dewasa awal mengenai Quarter Life Crisis  melalui mini workshop bertema ‘Tersesat atau Sedang Bertumbuh?’. Kegiatan dilaksanakan di Mamika Coffee, Mataram dengan melibatkan 7 peserta menggunakan teknik purposive sampling yang berusia 18-29 tahun. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang terdiri atas 15 item pertanyaan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor peserta dari 17,57 pada pre-test menjadi 19,86 pada post-test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan. Dengan demikian, psikoedukasi melalui mini workshop efektif dalam meningkatkan pemahaman awal mengenai Quarter Life Crisis.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29