ANALISIS PELAKSANAAN PENDIDIKAN NONFORMAL PADA PAUD AISYAH

Penulis

  • Azizah Nurul Khasanah Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Saskia Fildzah Hamdani Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Yulia Eka Putri Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Muhammad Sennigi Bintang Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Muhammad Al - Fikri Faturohman Universitas Singaperbangsa Karawang

Kata Kunci:

PAUD Aisyah, Pendidikan Nonformal, Kurikulum Merdeka, Manajemen PAUD, Evaluasi Perkembangan Anak

Abstrak

Observasi ini menggambarkan pelaksanaan manajemen dan proses pembelajaran di PAUD Aisyah sebagai bentuk pendidikan nonformal yang mengarah pada penerapan Kurikulum Merdeka, meskipun implementasinya masih dalam tahap transisi karena beberapa administrasi lama masih dipertahankan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan pencatatan lapangan untuk mengumpulkan data tentang perencanaan pembelajaran, struktur tenaga kerja, evaluasi, serta tantangan lembaga. Temuan utama menunjukkan penggunaan modul ajar sebagai dokumen inti pengganti silabus dan RPP, jadwal pembelajaran yang kini rutin setiap hari, serta evaluasi perkembangan anak yang dilakukan berkala (setiap 3 bulan, 6 bulan, dan akhir semester). Kendala yang ditemukan meliputi perangkapan tugas tenaga pendidik dan kependidikan, persepsi masyarakat yang kurang memahami pentingnya PAUD, serta keterbatasan ekonomi orang tua; upaya mitigasi meliputi pengembangan program unggulan seperti pembelajaran bahasa Jepang dan pendidikan keagamaan. Kesimpulannya, PAUD Aisyah menunjukkan upaya pengelolaan yang baik namun memerlukan standarisasi administrasi, pemisahan tugas yang lebih jelas, dan penguatan sosialisasi kepada masyarakat agar implementasi Kurikulum Merdeka lebih optimal.

This observational study describes the management and learning processes at PAUD Aisyah as a non-formal early childhood education institution moving toward implementing the Kurikulum Merdeka, although implementation remains in transition because some previous administrative formats are still used. The research employed a descriptive qualitative approach using participant observation, semi-structured interviews, document analysis, and field notes to collect data on lesson planning, workforce structure, evaluation, and institutional challenges. Key findings show that the teaching module is used as the main document replacing separate syllabus and lesson plans, daily learning sessions are now regularly held, and child development assessments are conducted periodically (every 3 months, 6 months, and at semester end). Challenges include task overlapping among staff, public misconceptions about PAUD’s role, and parents’ economic constraints; mitigation strategies include offering flagship programs such as Japanese language

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29