PENGARUH PERBEDAAN BUDAYA TERHADAP CARA MAHASISWA MENGELOLA EMOSI
Kata Kunci:
Budaya, Mahasiswa, Regulasi Emosi, Psikologi Lintas Budaya, Pengelolaan EmosiAbstrak
Perbedaan budaya merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi cara individu memahami, mengekspresikan, serta mengelola emosi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam lingkungan perguruan tinggi, mahasiswa berasal dari latar belakang budaya yang beragam sehingga memiliki cara yang berbeda dalam menghadapi tekanan akademik, membangun hubungan sosial, serta merespons berbagai situasi emosional. Perbedaan nilai, norma, dan kebiasaan yang dibentuk oleh budaya dapat memengaruhi kemampuan regulasi emosi mahasiswa selama proses pembelajaran dan interaksi sosial di kampus.Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan budaya terhadap cara mahasiswa mengelola emosi melalui pendekatan psikologi lintas budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur (literature review) dengan mengumpulkan berbagai teori dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan budaya, regulasi emosi, dan perilaku mahasiswa. Data dianalisis untuk memahami hubungan antara latar budaya dengan pola pengelolaan emosi yang ditunjukkan oleh mahasiswa.Hasil pembahasan menunjukkan bahwa budaya memiliki peran yang cukup besar dalam membentuk cara mahasiswa mengenali, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi. Mahasiswa yang berasal dari budaya kolektivis cenderung lebih berhati-hati dalam menunjukkan emosi dan lebih mengutamakan keharmonisan kelompok, sedangkan mahasiswa dari budaya individualis cenderung lebih terbuka dalam mengungkapkan perasaan dan pendapat pribadi. Selain itu, kemampuan regulasi emosi yang baik dapat membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan baru, mengurangi tingkat stres, meningkatkan kualitas hubungan sosial, serta mendukung keberhasilan akademik.Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa pemahaman mengenai perbedaan budaya sangat penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, mendukung kesehatan emosional mahasiswa, dan membantu proses penyesuaian diri di lingkungan perguruan tinggi yang beragam.
Cultural differences are one of the important factors that influence how individuals understand, express, and regulate emotions in everyday life. In the university environment, students come from diverse cultural backgrounds, causing differences in the way they deal with academic pressure, build social relationships, and respond to various emotional situations. Differences in values, norms, and habits shaped by culture can affect students’ ability to regulate emotions throughout the learning process and social interactions on campus.This article aims to analyze the influence of cultural differences on the way students manage emotions through a cross-cultural psychology approach. The method used in this study is a literature review by collecting various theories and findings from previous studies related to culture, emotion regulation, and student behavior. The data were analyzed to understand the relationship between cultural background and emotional management patterns shown by students.The discussion results indicate that culture plays a significant role in shaping how students recognize, control, and express emotions. Students from collectivist cultures tend to be more careful in expressing emotions and prioritize group harmony, while students from individualist cultures tend to be more open in expressing feelings and personal opinions. In addition, good emotional regulation skills can help students adapt to new environments, reduce stress levels, improve the quality of social relationships, and support academic success.Based on the findings of this review, it can be concluded that understanding cultural differences is essential in creating an inclusive educational environment, supporting students’ emotional well-being, and assisting the adaptation process within diverse higher education settings.




