MANAJEMEN PEMBELAJARAN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN NONFORMAL: STUDI OBSERVASI DI PKBM RIKSA ILMU KARAWANG

Penulis

  • Naesa Syabira Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Siti Nurhalizah Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Siti Nurhasanah Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Roihan Almuhtadi Billah Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Agits Bahtiar Hilmi Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Muhammad Rayhan Suwandana Universitas Singaperbangsa Karawang

Kata Kunci:

Pendidikan Non Formal, PKBM, Pendidikan Masyarakat, Keterampilan, Pemberdayaan Masyarakat

Abstrak

Pendidikan nonformal di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses pendidikan formal. PKBM menjadi wadah pembelajaran yang fleksibel melalui program pendidikan kesetaraan, pelatihan keterampilan, serta pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran PKBM dalam meningkatkan kesempatan belajar dan keterampilan masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKBM mampu membantu masyarakat memperoleh pendidikan yang layak, meningkatkan keterampilan kerja, serta menumbuhkan kemandirian ekonomi. Selain itu, PKBM juga berperan dalam mengurangi angka putus sekolah dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan sepanjang hayat. Dengan demikian, pendidikan nonformal di PKBM menjadi alternatif strategis dalam mendukung pembangunan pendidikan yang inklusif dan merata di Indonesia.

Non-formal education at Community Learning Activity Centers (PKBM) plays an important role in improving the quality of human resources, especially for people who have limited access to formal education. PKBM serves as a flexible learning institution through equivalency education programs, skills training, and community empowerment activities. This study aims to determine the role of PKBM in improving learning opportunities and community skills. The method used is descriptive qualitative with data collection through observation, interviews, and documentation. The results show that PKBM helps communities gain proper education, improve work skills, and increase economic independence. In addition, PKBM contributes to reducing school dropout rates and raising public awareness about the importance of lifelong education. Therefore, non-formal education in PKBM becomes a strategic alternative in supporting inclusive and equitable educational development in Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29