GAMBARAN PROKRASTINASI DAN BURNOUT PADA MAHASISWA UIN AR-RANIRY
Kata Kunci:
Prokrastinasi Akademik, Burnout Akademik, Mahasiswa, Penelitian Kualitatif,, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.Abstrak
Prokrastinasi akademik dan burnout merupakan dua fenomena yang sering dialami mahasiswa dalam menghadapi berbagai tuntutan akademik. Kebiasaan menunda pengerjaan tugas dapat menyebabkan akumulasi pekerjaan yang berdampak pada kelelahan fisik, emosional, maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran prokrastinasi dan burnout pada mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh serta memahami keterkaitan antara kedua fenomena tersebut berdasarkan pengalaman mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari empat mahasiswa aktif UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, yaitu pernah atau sedang mengalami prokrastinasi akademik dan menunjukkan gejala burnout akademik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik pada mahasiswa ditandai oleh kecenderungan menunda memulai maupun menyelesaikan tugas, adanya kesenjangan antara rencana dan pelaksanaan tugas, serta kecenderungan melakukan aktivitas lain yang dianggap lebih menyenangkan. Sementara itu, burnout ditunjukkan melalui munculnya kelelahan emosional dan fisik, menurunnya minat terhadap aktivitas akademik, serta berkurangnya keyakinan terhadap kemampuan diri dalam menyelesaikan tuntutan perkuliahan. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa perilaku prokrastinasi yang berlangsung secara terus-menerus dapat memperkuat munculnya gejala burnout pada mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan manajemen waktu dan regulasi diri yang baik untuk meminimalkan perilaku prokrastinasi dan mencegah terjadinya burnout akademik.
Academic procrastination and burnout are two phenomena frequently experienced by students when facing various academic demands. The habit of postponing assignments can lead to work accumulation that results in physical, emotional, and mental exhaustion. This study aims to describe the picture of procrastination and burnout among students of UIN Ar-Raniry Banda Aceh and understand the relationship between the two phenomena based on student experiences. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. The research subjects consisted of four active students of UIN Ar-Raniry Banda Aceh who were selected using purposive sampling technique based on certain criteria, namely having experienced or currently experiencing academic procrastination and showing symptoms of academic burnout. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results show that academic procrastination in students is characterized by a tendency to delay starting or completing assignments, a discrepancy between plans and task implementation, and a tendency to engage in other activities that are considered more enjoyable. Meanwhile, burnout is manifested through the emergence of emotional and physical exhaustion, decreased interest in academic activities, and decreased confidence in one's ability to complete the demands of the lecture. Research findings also indicate that persistent procrastination can exacerbate burnout symptoms in students. Therefore, effective time management and self-regulation skills are essential to minimize procrastination and prevent academic burnout.




