STUDI FENOMENOLOGI: TANTANGAN MAHASISWA MAGANG DALAM MENJAGA FOOD SAFETY DI TENGAH TEKANAN PEAK SEASON

Penulis

  • Siti Fathonah Universitas Negeri Semarang
  • Syifani Afrivania Lukito Universitas Negeri Semarang

Kata Kunci:

Food Safety, Peak Season, Mahasiswa Magang, Fenomenologi, Hotel

Abstrak

Kajian ini berupaya mendalami pengalaman mahasiswa magang dari program Pendidikan Tata Boga di Hotel Howard Johnson Pekalongan selama periode permintaan tinggi. Melalui pendekatan fenomenologi deskriptif dengan menggunakan observasi partisipan dan wawancara mendalam selama kegiatan magang tiga bulan (Desember 2025 hingga Maret 2026), studi ini mengungkap tiga kendala utama. Pertama, adanya tekanan operasional yang signifikan akibat lonjakan volume produksi hingga 280% dari kapasitas normal. Kedua, kesenjangan antara pemahaman teoritis dengan implementasi praktis di lapangan. Ketiga, dinamika sosial berupa struktur hierarki di dapur yang kerap menghambat mahasiswa magang dalam menerapkan standar keamanan pangan. Hasil temuan menunjukkan bahwa para mahasiswa magang mengembangkan beragam strategi adaptif untuk menghadapi situasi tersebut, meliputi kepatuhan diam-diam (silent compliance), kepatuhan selektif (selective adherence), dan pembelajaran berbasis rekan (peer-based learning). Aspek kebaruan dari penelitian ini terletak pada gagasan "food safety agency gap," yaitu suatu celah antara pemahaman mahasiswa magang mengenai standar keamanan pangan dan kapasitas mereka untuk mengimplementasikannya secara efektif di bawah tekanan lingkungan institusional. Temuan-temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan kurikulum pendidikan vokasi serta perumusan kebijakan magang di sektor perhotelan.

This study aims to explore the lived experiences of culinary education internship students in maintaining food safety standards at Howard Johnson Hotel Pekalongan during peak season periods. Using a descriptive phenomenological approach through participant observation and in-depth interviews conducted during a three-month internship (December 2025 to March 2026), this research identifies three major challenge clusters: (1) operational pressure characterized by production volume surges reaching 280% of normal capacity, (2) a gap between theoretical knowledge and practical field application, and (3) social dynamics involving kitchen hierarchy that impedes intern students from upholding food safety standards. Findings indicate that intern students develop adaptive coping strategies through silent compliance, selective adherence, and peer-based learning. The novelty of this research lies in the concept of "food safety agency gap" — the discrepancy between intern students’ capacity to know food safety standards and their ability to actually implement them under institutional pressure. These findings have implications for vocational education curricula and internship policies in the hospitality industry.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30