PERAN PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MENINGKATKAN LIFE SKILL MASYARAKAT
Kata Kunci:
Pendidikan Luar Sekolah, Pelatihan Kewirausahaan, Life Skill, Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan NonformalAbstrak
Pendidikan luar sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Salah satu program yang banyak dikembangkan adalah pelatihan kewirausahaan yang bertujuan untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan dalam mengembangkan usaha secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan luar sekolah melalui pelatihan kewirausahaan dalam meningkatkan life skill masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kewirausahaan berkontribusi terhadap peningkatan kecakapan personal, sosial, dan vokasional peserta. Pelatihan mampu meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, kerja sama, pengambilan keputusan, serta keterampilan dalam mengelola usaha. Selain itu, program pelatihan juga mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan berlangsung. Meskipun demikian, pelaksanaan pelatihan masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, perbedaan tingkat kemampuan peserta, serta keterbatasan waktu pelaksanaan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan yang berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas program pelatihan kewirausahaan sebagai sarana pengembangan life skill masyarakat.
Non-formal education plays a strategic role in improving the quality of human resources through various community empowerment programs. One of the most widely implemented programs is entrepreneurship training, which aims to equip community members with the knowledge, skills, and attitudes needed to develop independent businesses. This study aims to analyze the role of non-formal education through entrepreneurship training in improving community life skills. The research employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that entrepreneurship training contributes significantly to the improvement of participants’ personal, social, and vocational skills. The training enhances self-confidence, communication skills, teamwork, decision-making abilities, and business management competencies. Furthermore, the program promotes economic independence by encouraging participants to apply the skills acquired during the training process. However, several challenges were identified, including limited facilities and infrastructure, differences in participants’ educational backgrounds and abilities, and limited training duration. Therefore, continuous support is needed to optimize the effectiveness of entrepreneurship training programs as a means of developing community life skills.




