PENERAPAN METODE DESIGN THINKING UNTUK PENINGKATAN PARTISIPASI PEKERJA DALAM PROGRAM SERTAKAN BPJS KETENAGAKERJAAN

Penulis

  • Abdul Shoheh Institut Pertanian Bogor
  • Asep Taryana Institut Pertanian Bogor

Kata Kunci:

BPJS Ketenagakerjaan, Design Thinking, Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Pekerja Informal, Program SERTAKAN

Abstrak

Program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda) yang diinisiasi oleh BPJS Ketenagakerjaan bertujuan meningkatkan kesejahteraan pekerja informal melalui perluasan partisipasi dalam jaminan sosial ketenagakerjaan. Namun, implementasi program ini masih menghadapi tantangan, seperti rendahnya kesadaran pekerja dan kurangnya akses terhadap informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali solusi inovatif yang mampu meningkatkan partisipasi mereka serta memahami kebutuhan mereka melalui pendekatan empati terhadap situasi dan pengalaman mereka. Penelitian ini mengadopsi metode Design Thinking sebagai pendekatan inovatif untuk memahami kebutuhan pekerja dalam mendaftarkan pekerja di sekitar mereka dan mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan partisipasi mereka. Pendekatan ini mencakup empat tahap: Empathize, Define, Ideate, dan Prototype. Melalui wawancara mendalam dengan teknik purposive sampling, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan wawasan yang kaya mengenai pengalaman, kendala, dan harapan pekerja. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi pekerja, termasuk kurangnya pemahaman tentang manfaat program, kesulitan dalam proses pendaftaran, dan keterbatasan keuangan. Solusi yang dirancang mencakup edukasi berbasis komunitas, platform digital untuk mempermudah pendaftaran dan pembayaran. Proses iteratif design thinking dapat memberikan perbaikan berdasarkan kebutuhan dan pendekatan pengguna untuk membangun kesadaran dan meningkatkan partisipasi pekerja dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

The SERTAKAN Program (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda), initiated by BPJS Ketenagakerjaan, aims to improve the welfare of informal workers by expanding participation in the national social security system. However, the implementation of this program faces challenges, such as low awareness among workers and limited access to information. This study seeks to explore innovative solutions to enhance their participation while understanding their needs through an empathetic approach to their situations and experiences. The research adopts the Design Thinking method as an innovative approach to comprehensively understand the needs of workers in registering informal workers around them and to develop more effective strategies for increasing their participation. This approach consists of four stages: Empathize, Define, Ideate, and Prototype. Through in-depth interviews using purposive sampling, this study aims to gain rich insights into workers’ experiences, challenges, and expectations. The study identifies several barriers faced by workers, including a lack of understanding of the program’s benefits, difficulties in the registration process, and financial constraints. Proposed solutions include community-based education, a digital platform to facilitate registration and payments, and iterative design thinking processes to provide improvements based on user needs and approaches. These efforts aim to build awareness and increase informal worker participation in the BPJS Ketenagakerjaan program.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-30