https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/issue/feedJurnal Perubahan Ekonomi2026-06-29T17:39:38+00:00Open Journal Systemshttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/23126PENGARUH PROFITABILITAS, MANAJEMEN LABA, DAN LEVERAGE TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK DENGAN UKURAN PERUSAHAAN DAN CAPITAL INTENSITY SEBAGAI VARIABEL KONTROL2026-06-17T05:05:32+00:00Astia Anantaastia1101@gmail.comFitra Dharmafitra.dharma@feb.unila.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, manajemen laba, dan leverage terhadap penghindaran pajak dengan ukuran perusahaan dan capital intensity sebagai variabel kontrol pada perusahaan pertambangan subsektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Metode analisis penelitian ini menggunakan uji regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini secara persial menunjukan bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak, leverage berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, sedangkan manajemen laba, ukuran perusahaan, capital intensity tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Secara simultan variabel independen berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Temuan menunjukan bahwa perusahaan dengan profitabilitas tinggi cenderung melakukan penghindaran pajak, sementara leverage yang tinggi justru membatasi perilaku tersebut akibat pengawasan ketat dari kreditur.</p> <p><em>This study aims to analyze the effect of profitability, earnings management, and leverage on tax avoidance, with firm size and capital intensity as control variables, in coal mining subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period. This study employs a quantitative method. The sampling technique used is purposive sampling based on predetermined criteria. The data analysis method applied is multiple linear regression using SPSS version 25. The partial test results indicate that profitability has a positive and significant effect on tax avoidance, leverage has a negative effect on tax avoidance, while earnings management, firm size, and capital intensity have no effect on tax avoidance. Simultaneously, the independent variables affect tax avoidance. The findings indicate that companies with high profitability tend to engage in tax avoidance, while high leverage limits such behavior due to strict supervision from creditors.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/22365ANALISIS INSTRUMEN EKONOMI ISLAM DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL TINJAUAN DATA DAN PERAN STRATEGIS SEKTOR SYRARIAH2026-05-30T07:10:12+00:00Nuri Fadillah Apsari Siregarnurifadillah51@gmail.comUswatul Hamidah LubisUswatulhamidah12@gamail.comAfrarida Yani Rambeafraridayani@gmail.com<p>Pembahasan ini bertujuan untuk menganalisis peran instrumen ekonomi Islam dalam mendukung pembangunan nasional melalui kajian data dan tinjauan literatur. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis deskriptif kualitatif terhadap berbagai sumber data dan dokumen terkait instrumen ekonomi syariah, termasuk zakat, wakaf, perbankan syariah, dan pasar modal syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen ekonomi Islam memiliki potensi besar dalam mendorong pemerataan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan berkelanjutan. Peran strategis sektor syariah terbukti mampu meningkatkan inklusi keuangan dan stabilitas ekonomi nasional. Selain itu, regulasi yang mendukung dan inovasi produk ekonomi syariah menjadi faktor kunci dalam memperkuat kontribusi sektor ini terhadap pembangunan nasional. Kesimpulan menunjukkan perlunya integrasi instrumen ekonomi Islam dalam kebijakan ekonomi nasional untuk mencapai target pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.</p> <p><em>This study aims to analyze the role of Islamic economic instruments in supporting national development through data review and literature analysis. The methodology employed is a qualitative descriptive literature review of various sources related to Islamic economic instruments, including zakat, wakaf, Islamic banking, and Islamic capital markets. The findings indicate that Islamic economic instruments hold significant potential in promoting economic equity, poverty alleviation, and sustainable development. The strategic role of the Islamic sector has been proven to enhance financial inclusion and macroeconomic stability. Additionally, supportive regulations and product innovation are key factors in strengthening the contribution of this sector to national development. The conclusion emphasizes the importance of integrating Islamic economic instruments into national economic policies to achieve just and sustainable development targets.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/23595ANALISIS PELUANG, ANCAMAN, DAN SOLUSI PERDAGANGAN INTERNASIONAL INDONESIA DENGAN NEGARA ASEAN: STUDI SEKTOR OLAHAN AYAM DAN PENGARUH KEBIJAKAN TARIF PERDAGANGAN PERIODE 2015-20252026-06-27T02:06:03+00:00Intan Nura Anisahintannuranisa595@gmail.com<p>Perdagangan internasional memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi negara berkembang, termasuk Indonesia yang memiliki potensi besar dalam sektor peternakan, khususnya produk olahan ayam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang, ancaman, serta solusi dalam perdagangan Indonesia dengan negara-negara ASEAN, serta mengkaji pengaruh kebijakan tarif ekspor dan impor terhadap dinamika perdagangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta database internasional seperti FAO dan UN Comtrade periode 2012–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatnya konsumsi protein hewani di kawasan ASEAN membuka peluang ekspor yang signifikan bagi Indonesia ditunjukkan oleh peningkatan volume ekspor dari 12.800 ton menjadi 27.800 ton selama periode pengamatan. Namun demikian, persaingan dari negara seperti Thailand dan Vietnam serta ketergantungan pada bahan baku impor menjadi tantangan utama. Kebijakan tarif perdagangan juga terbukti memiliki peran penting dalam menentukan daya saing dan arah arus perdagangan. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi produksi, diversifikasi pasar, dan penguatan kebijakan perdagangan nasional.</p> <p><em>International trade plays a crucial role in driving economic growth in developing countries, including Indonesia, which possesses significant potential in the livestock sector, particularly in processed poultry products. This study aims to analyze the opportunities, threats, and solutions in Indonesia’s trade with ASEAN countries, as well as to examine the impact of export and import tariff policies on the dynamics of such trade. The research employs a quantitative descriptive method using secondary data obtained from Indonesia’s Central Bureau of Statistics (BPS), the Ministry of Marine Affairs and Fisheries (KKP), and international databases such as the Food and Agriculture Organization (FAO) and UN Comtrade for the period 2012–2025. The findings indicate that the increasing consumption of animal protein in the ASEAN region presents significant export opportunities for Indonesia, as reflected in the rise of export volume from 12,800 tons to 27,800 tons during the observation period. However, competition from countries such as Thailand and Vietnam, as well as dependence on imported raw materials, remain major challenges. Trade tariff policies are also found to play a crucial role in determining competitiveness and shaping trade flows. Therefore, an integrated strategy is required to enhance production efficiency, promote market diversification, and strengthen national trade policies.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/23008ZAKAT DAN PAJAK SEBAGAI LEMBAGA KEUANGAN2026-06-14T04:42:13+00:00Cyntia Putriana Dewicyntiaputriana04@gmail.comAay Riayahaayriayah28@gmail.comFatimatun Azahrazahrafatimatun050512@gmail.comSiti Rahmawatirahmaaelhbsyy@gmail.comEva Dahliaevaciuyah@gmail.comAbu Lubabaabulubaba29@gmail.comMohammad Ridwanridwanciperna@gmail.com<p>Zakat dan pajak merupakan dua instrumen penting dalam sistem keuangan yang memiliki peran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran zakat dan pajak sebagai lembaga keuangan dalam membantu pemerataan pendapatan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yaitu mengumpulkan data dari buku, jurnal, artikel ilmiah, serta peraturan terkait zakat dan perpajakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat memiliki fungsi sosial dan religius yang berorientasi pada distribusi kekayaan kepada golongan yang membutuhkan sesuai syariat Islam, sedangkan pajak berfungsi sebagai sumber utama penerimaan negara yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik. Kedua instrumen tersebut memiliki persamaan dalam tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun berbeda dalam dasar hukum, sifat kewajiban, serta mekanisme pengelolaannya. Integrasi dan pengelolaan yang baik antara zakat dan pajak dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa zakat dan pajak dapat menjadi lembaga keuangan yang saling melengkapi dalam menciptakan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan sosial apabila dikelola secara efektif, transparan, dan akuntabel</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/23522ANALISIS MINAT NASABAH DALAM MEMILIH PEMBIYAYAAN IJARAH MUNTAHIYAH BIT TAMLIK (IMBT) PADA BANK SYARIAH INDONESIA (BSI)2026-06-25T08:12:40+00:00Naila Sakbani Fasyanailafasya.mhs@insan.ac.idDwi Febri Linardwilinar.mhs@insan.ac.idMuhammad Nur Iqbalmuhammadnuriqbal.mhs@insan.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat nasabah memilih pembiayaan Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Area Medan Raya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan rumah berbasis syariah, tetapi di sisi lain masih dijumpai variasi minat nasabah yang dipengaruhi oleh pengetahuan produk, faktor biaya, promosi, pelayanan, dan transparansi informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan lapangan dengan metode deskriptif-analitik, sedangkan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan pengolahan data responden di BSI Area Meda Raya. Analisis dilakukan secara kualitatif untuk melihat hubungan antarvariabel dan memahami pengalaman nasabah secara lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan nasabah tentang produk IMBT berpengaruh positif terhadap minat memilih pembiayaan tersebut. Nasabah yang memahami akad, mekanisme pembiayaan, hak dan kewajiban, serta perbedaan IMBT dengan produk lain cenderung lebih berminat. Selain itu, faktor biaya, terutama margin keuntungan dan kemudahan tenor, juga menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan. Di sisi lain, keluhan nasabah lebih banyak berkaitan dengan kurangnya pemahaman akad, kompleksitas prosedur administratif, biaya tambahan, dan penjelasan sanksi keterlambatan yang belum sepenuhnya transparan. Secara umum, promosi yang efektif, pelayanan yang baik, dan transparansi informasi terbukti memperkuat minat nasabah.</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/22914ZAKAT SEBAGAI PENGURANG PENGHASILAN BRUTO: TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PER-05/PJ/20192026-06-11T13:39:27+00:00Syifaa Shudurisyifaashuduri@gmail.comPutri Rohmayanti Miftahurrizqiprohmayati@gmail.comLutvia Maulidialutviamaulidia04@gmail.comAde Apriyaniadeapriyani1303@gmail.comMohammad Ridwanguest@jurnalhst.comAbu Lubabaguest@jurnalhst.com<p>Indonesia memiliki penduduk Muslim yang sangat besar, sehingga banyak masyarakat yang harus menanggung beban ganda karena wajib membayar zakat sebagai perintah agama sekaligus membayar pajak sebagai kewajiban negara. Pemerintah telah memberikan solusi melalui Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-05/PJ/2019, yang memperbolehkan zakat digunakan sebagai pengurang penghasilan kotor (bruto) agar nominal pajak yang dibayar menjadi lebih ringan. Penelitian hukum normatif ini bertujuan untuk menganalisis aturan tersebut serta melihat hambatan penerapannya di lapangan melalui pemeriksaan undang-undang dan dokumen kebijakan yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meski bertujuan baik untuk meringankan beban warga dan meningkatkan kepatuhan pajak, aturan ini belum berjalan maksimal karena syarat administrasi yang rumit, kurangnya sosialisasi, serta terbatasnya jumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi yang diakui pemerintah. Selain itu, sistem saat ini hanya memotong penghasilan kotor dan bukan langsung memotong nominal pajak terutang, sehingga dikritik belum sepenuhnya menghilangkan beban ganda. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah menyederhanakan izin lembaga zakat, menggencarkan edukasi, dan mengintegrasikan bukti setoran zakat elektronik dengan sistem perpajakan baru (Coretax System) agar proses potongan pajak bisa berjalan otomatis dan mudah.</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/23517ANALISIS KINERJA PERDAGANGAN EKSPOR INDONESIA KE THAILAND PADA KOMODITAS KERAJINAN TANGAN (GENTENG TANAH LIAT HS 6905) TAHUN 20252026-06-25T07:32:34+00:00 Tutiek Indrianiindrianit126@gmail.com<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kinerja Indonesia dalam mengekspor genteng tanah liat (HS 6905), sebuah kerajinan tangan, ke Thailand pada tahun 2025. Data sekunder berupa nilai ekspor bulanan (USD) dan volume (ton) dari Januari hingga Desember 2025 digunakan. Menemukan pola, tren, dan variasi ekspor selama periode pengamatan merupakan tujuan utama dari metode penelitian deskriptif kuantitatif. Menurut temuan analisis, total ekspor mencapai 5.295 ton senilai USD 8.593.273. Kinerja ekspor secara umum menunjukkan pola yang cukup konsisten dengan sedikit variasi bulanan. Karena perubahan permintaan pasar, volume ekspor cenderung moderat selama semester pertama. Akibat perubahan permintaan pasar, volume ekspor cenderung tetap moderat, tetapi meningkat lebih stabil pada semester kedua. Ekspor mencapai titik tertinggi pada bulan November dan Desember, menunjukkan peningkatan permintaan yang signifikan menjelang akhir tahun. Siklus pembangunan dan peningkatan aktivitas di industri konstruksi Thailand diperkirakan terkait dengan hal ini. Daya saing genteng tanah liat Indonesia yang kuat di pasar global juga tercermin dalam stabilitas nilai ekspor. Dengan demikian, Thailand dapat dikategorikan sebagai pasar yang potensial dan berkelanjutan bagi ekspor komoditas ini. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perumusan strategi pengembangan ekspor produk kerajinan berbasis bahan alam Indonesia.</p> <p><em>The purpose of this study is to examine Indonesia's performance in exporting clay roof tiles (HS 6905), a handicraft, to Thailand in 2025. Secondary data in the form of monthly export values (USD) and volumes (tons) from January to December 2025 were used. The primary objective of the quantitative descriptive research method was to identify export patterns, trends, and variations during the observation period. According to the analysis findings, total exports reached 5,295 tons valued at USD 8,593,273. Export performance generally showed a fairly consistent pattern with little monthly variation. Due to changes in market demand, export volumes tended to be moderate during the first half of the year. Due to changes in market demand, export volumes tended to remain moderate but increased more steadily in the second half. Exports peaked in November and December, indicating a significant increase in demand towards the end of the year. The building cycle and increased activity in the Thai construction industry are thought to be related to this. The strong competitiveness of Indonesian clay roof tiles in the global market is also reflected in the stability of export values. Thus, Thailand can be categorized as a potential and sustainable market for exports of this commodity. The results of this study are expected to be a reference in formulating strategies for developing exports of Indonesian natural material-based craft products.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/22848ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DAN KENDALA DALAM MENINGKATKAN MINAT KONSUMEN PADA UMKM KULINER SUMBER ABADI DESA KEPUH2026-06-10T12:43:53+00:00Revie Anggrainirevieangg@gmail.comIentan Dwi Lestari Nur Fadilahientandwilestari@gmail.comLaili Rahmawatilailirahmawati0811@gmail.comDeny Yudiantorodeny_yudiantoro@uinsatu.ac.id<p>Persaingan usaha yang semakin ketat menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menerapkan strategi pemasaran yang efektif agar mampu bertahan dan berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran serta kendala yang dihadapi UMKM Sumber Abadi di Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan meliputi peningkatan kualitas produk dan kemasan, penetapan harga yang sesuai, penentuan pasar sasaran, kegiatan promosi, serta pelayanan kepada konsumen. Adapun kendala yang dihadapi antara lain kesalahan produk, keterbatasan jumlah karyawan, dan kurang optimalnya promosi dari mulut ke mulut. Untuk mengatasi kendala tersebut, UMKM Sumber Abadi melakukan penggantian produk yang bermasalah, melibatkan pemilik secara langsung dalam operasional usaha, serta menjaga konsistensi kualitas produk guna mempertahankan kepercayaan dan minat konsumen.</p> <p><em>Increasing business competition requires Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to implement effective marketing strategies in order to survive and grow. This study aims to analyze the marketing strategies and challenges faced by Sumber Abadi MSME located in Kepuh Village, Boyolangu District, Tulungagung Regency. The research employed a qualitative approach with a case study design, while data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the marketing strategies implemented include improving product and packaging quality, setting appropriate prices, determining target markets, conducting promotional activities, and providing good customer service. The challenges encountered include product errors, a limited number of employees, and less effective word-of-mouth promotion. To overcome these challenges, Sumber Abadi MSME replaces defective products, involves the owner directly in business operations, and maintains consistent product quality to sustain consumer trust and interest.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/23695ANALISIS FAKTOR PENENTU LOYALITAS MAHASISWA DALAM MEMILIH KOPI KENANGAN SEBAGAI CO-WORKING SPACE AKADEMIK2026-06-29T10:04:45+00:00Intan Nurfajriintannurfajri780@gmail.comNia Nur Maulidamaulidania05@gmail.comRisma Intan Nayarismaintannaya2510@gmail.comRisma Intan Nayarismaintannaya2510@gmail.comNaifa Nuraurelia Natasyanaifanuraurelianatasya@gmail.comIntan Nur Wahyuniintannurwah39@gmail.comSunita Dasmanguest@jurnalhst.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengekstraksi faktor-faktor dominan yang menjadi penentu loyalitas mahasiswa dalam memilih Kopi Kenangan sebagai area kerja (co-working space) akademik di Kabupaten Bekasi. Seiring dengan pergeseran fungsi kedai kopi menjadi ruang publik ketiga untuk menunjang produktivitas , penting bagi pelaku industri untuk memahami variabel laten yang memengaruhi retensi konsumen dari kalangan akademis. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode Analisis Faktor Eksploratori (Exploratory Factor Analysis / EFA) melalui teknik ekstraksi Principal Component Analysis (PCA) dan rotasi Varimax. Data primer dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner terstruktur dari 60 responden mahasiswa aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil pengujian kelayakan menunjukkan nilai Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) sebesar 0,761 dan signifikansi Bartlett's Test sebesar 0,000 (p-value < 0,001), yang menegaskan bahwa matriks korelasi antarindikator layak untuk difaktorkan. Proses ekstraksi berbasis nilai Eigenvalue $> 1,00$ berhasil mereduksi enam indikator manifest menjadi dua faktor dominan baru dengan kemampuan menjelaskan total varians kumulatif sebesar 75,460%. Faktor pertama diidentifikasi sebagai Kenyamanan Atmosfer Gerai (Ambience), yang mencakup indikator ketenangan lingkungan (X4), pencahayaan memadai (X6), serta kenyamanan fisik kursi dan meja (X3). Faktor kedua diidentifikasi sebagai Infrastruktur Utilitas Digital, yang meliputi variabel kecepatan koneksi Wi-Fi (X2), kesejukan ruangan (X5), dan ketersediaan colokan daya listrik (X1). Temuan ini menyimpulkan bahwa loyalitas mahasiswa tidak hanya diikat oleh aspek fungsional teknologi semata, melainkan dikendalikan secara simultan oleh stimulasi kenyamanan lingkungan fisik gerai. Rekomendasi penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar strategi retensi konsumen bagi manajemen Kopi Kenangan dalam mempertahankan pangsa pasar segmen mahasiswa.</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/23188PELAKSANAAN PENGAWASAN TERHADAP VENDOR REM CAKRAM UNTUK MOBIL MAUNG DI PT PINDAD (PERSERO)2026-06-18T07:23:42+00:00Ken Muhamad Emirkenemir201@gmail.comLuh Gede Denovi Pradnya Dewipradnya.denovi15@gmail.comLois Vigo Effranta Pinemvigolois059@gmail.com<p>Laporan kerja praktik ini disusun berdasarkan pelaksanaan magang di PT Pindad (Persero), tepatnya pada Divisi Supply Chain Management bagian Pengadaan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa mengenai proses bisnis pengadaan barang dan jasa, sekaligus membandingkannya dengan teori manajemen rantai pasok yang telah diperoleh selama perkuliahan. Metode pelaksanaan kerja praktik mencakup observasi, keterlibatan langsung dalam aktivitas administrasi pengadaan, serta komunikasi dengan pegawai yang berwenang di divisi terkait. Hasil kerja praktik menunjukkan bahwa proses pengadaan di PT Pindad (Persero) dilaksanakan melalui tahapan yang terstruktur, mulai dari penerimaan dokumen permintaan dari divisi produksi (user), penyusunan perencanaan pengadaan, pemrosesan kontrak melalui penerbitan Purchase Order (PO), hingga pengendalian pengadaan melalui pemantauan pengiriman barang/jasa. Seluruh proses tersebut didukung oleh dokumen resmi seperti Berita Acara Penerimaan Material (BAPM), Berita Acara Penerimaan Jasa (BAPJ), dan Berita Acara Serah Terima (BAST), yang berfungsi sebagai dasar administrasi dan bukti sah setiap transaksi pengadaan.Selama kegiatan, penulis mengidentifikasi permasalahan yang cukup sering terjadi, yaitu keterlambatan pengiriman barang dari vendor. Permasalahan tersebut ditangani melalui mekanisme bertahap, mulai dari pemberian surat peringatan, penerapan amandemen kontrak (I, II, dan III), penjatuhan denda, hingga keputusan untuk melakukan blacklist apabila vendor terbukti tidak mampu memenuhi kewajiban. Observasi ini memperlihatkan bahwa praktik di lapangan memiliki kesesuaian dengan teori supply chain management, namun disertai penyesuaian dalam bentuk kebijakan dan prosedur internal perusahaan. secara keseluruhan, kerja praktik di PT Pindad (Persero) memberikan pengalaman berharga dalam memahami penerapan nyata manajemen pengadaan dan rantai pasok di lingkungan industri pertahanan nasional. Selain memperkaya pengetahuan akademik, kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan profesional mahasiswa dalam hal kedisiplinan, ketelitian, serta koordinasi lintas divisi sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja.</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/22445ANALISIS PRINSIP-PRINSIP SYARIAH DALAM HUKUM PERIKATAN: IMPLIKASI BAGI KONTRAK MUAMALAH DI INDONESIA2026-06-02T04:34:55+00:00 Juliana Handayanijulianahandayani.mhs@insan.ac.idJumadijumadi.mhs@insan.ac.idMuhammad Rizkymuhammadrisky.mhs@insan.ac.idBasmaida Watybasmaidawaty77@gmail.com<p>Penelitian ini membahas prinsip-prinsip syariah yang mengatur perikatan serta hubungan dan perbedaannya dengan doktrin hukum perikatan dalam hukum positif Indonesia. Kajian ini penting karena kontrak muamalah modern di Indonesia berkembang pesat, sementara penerapannya harus tetap memenuhi kepastian hukum nasional dan kepatuhan syariah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa prinsip syariah dalam perikatan bertumpu pada keadilan, kerelaan, amanah, keseimbangan, kejelasan objek akad, serta larangan riba, gharar, dan maisir. Di sisi lain, hukum positif Indonesia melalui KUHPerdata menekankan syarat sah perjanjian, kebebasan berkontrak, dan daya mengikat perjanjian. Kedua sistem memiliki persinggungan pada aspek kesepakatan, kecakapan, kejelasan objek, dan itikad baik, tetapi berbeda dalam sumber legitimasi dan batas kebebasan kontraktual. Penelitian ini juga menemukan bahwa penguatan kepastian hukum dan kepatuhan syariah dalam kontrak muamalah modern memerlukan harmonisasi regulasi, pengawasan syariah yang efektif, standarisasi akad, serta peningkatan literasi hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha.</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/23660KEGAGALAN ETIKA BISNIS DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJERIAL STUDI KASUS PT INDOFARMA TBK TAHUN 2020-20232026-06-28T10:58:49+00:00Rita J D Atarwamanrita.atarwaman72@gmail.comVarhan Aravat A. Rvarhan.aravat08@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis kegagalan etika bisnis dalam pengambilan keputusan manajerial pada PT Indofarma Tbk periode 2020-2023. Kasus ini menjadi perhatian public setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan berbagai penyimpangan dalam pengelolaan keuangan perusahaan dan anak perusahaan yang mengakibatkan indikasi kerugian Negara sebesar Rp371,8 milliar. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatn studi kasus. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap laporan BPK, publikasi resmi perusahaan, peraturan perundang-undangan, dan literature ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan teori utilitarianisme, deontology, dan stakeholder theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan etika dalam proses pengambilan keputusan menyebabkan terjadinya penyimpangan tata kelola, menurunnya transparansi perusahaan, serta kerugian bagi berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian finansial, tetapi juga oleh komitmen terhadap nilai-nilai etika bisnis dalam setiap keputusan manajerial.</p> <p><em>This study aims to analyze the failure of business ethics in managerial decision-making at PT Indofarma Tbk during the period 2020-2023. The case attracted public attention after the Audit Board of Indonesia (BPK) identifieid financial management irregularities that resulted in potential state losses amounting to IDR 371.8 billion. This research employs a qualitative case study approach. Data were collected through documentation studies of official reports, regulations, and relevant academic literature. The analysis is based on utilitarianism, deontological ethics, and stakeholder theory. The findings indicate that ethical failures in managerial decision-making contributed to governance irregularities, reduced corporate transparency, and losses for stakeholders. The study highlights the importance of integrating ethical principle into corporate decision-making processes to ensure accountability and sustainable business practices.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/23112KEPEMIMPINAN SEBAGAI PILAR UTAMA DALAM TRANSFORMASI PENDIDIKAN: PERSPEKTIF PERILAKU ORGANISASI2026-06-16T12:40:02+00:00Fadlila Ratna Kurniawatifadlilaratna1@gmail.comFetty Ernawatifetty.ernawati@staff.uinsaid.ac.id<p>Transformasi pendidikan merupakan proses perubahan yang bertujuan meningkatkan kualitas, efektivitas, dan relevansi pendidikan dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Keberhasilan transformasi pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan teknologi, tetapi juga oleh faktor perilaku organisasi, terutama kepemimpinan. Penelitian konseptual ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan sebagai pilar utama dalam transformasi pendidikan melalui perspektif perilaku organisasi. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai teori dan hasil penelitian terkait perilaku organisasi, kepemimpinan, dan transformasi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan memiliki peran strategis dalam membangun visi perubahan, menciptakan budaya organisasi yang adaptif, meningkatkan motivasi kerja, serta mengembangkan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan pendidikan. Kepemimpinan transformasional terbukti menjadi pendekatan yang paling relevan dalam mendorong perubahan karena mampu menginspirasi anggota organisasi untuk berinovasi dan beradaptasi terhadap perkembangan zaman. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kepemimpinan menjadi faktor penting dalam mewujudkan transformasi pendidikan yang berkelanjutan dan berkualitas.</p> <p><em>Educational transformation is a process of change aimed at improving the quality, effectiveness, and relevance of education in responding to the challenges of the twenty-first century. The success of educational transformation is determined not only by policies and technology but also by organizational behavior factors, particularly leadership. This conceptual study aims to analyze the role of leadership as the main pillar in educational transformation from an organizational behavior perspective. The method employed is library research by reviewing theories and empirical studies related to organizational behavior, leadership, and educational transformation. The findings indicate that leadership plays a strategic role in establishing a vision for change, creating an adaptive organizational culture, enhancing work motivation, and developing human resource competencies within educational institutions. Transformational leadership is considered the most relevant approach in driving change because it inspires organizational members to innovate and adapt to evolving circumstances. Therefore, strengthening leadership capacity is essential for achieving sustainable and high-quality educational transformation.</em></p>2026-06-16T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/23593ANALISIS FAKTOR PENENTU LOYALITAS MAHASISWA DALAM MEMILIH KOPI KENANGAN SEBAGAI CO-WORKING SPACE AKADEMIK2026-06-27T01:55:53+00:00Intan Nurfajriintannurfajri780@gmail.comNia Nur Maulidamaulidania05@gmail.comRisma Intan Nayarismaintannaya2510@gmail.comNaifa Nuraurelia Natasyanaifanuraurelianatasya@gmail.comIntan Nur Wahyuniintannurwah39@gmail.comSunita Dasmanguest@jurnalhst.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengekstraksi faktor-faktor dominan yang menjadi penentu loyalitas mahasiswa dalam memilih Kopi Kenangan sebagai area kerja (co-working space) akademik di Kabupaten Bekasi. Seiring dengan pergeseran fungsi kedai kopi menjadi ruang publik ketiga untuk menunjang produktivitas , penting bagi pelaku industri untuk memahami variabel laten yang memengaruhi retensi konsumen dari kalangan akademis. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode Analisis Faktor Eksploratori (Exploratory Factor Analysis / EFA) melalui teknik ekstraksi Principal Component Analysis (PCA) dan rotasi Varimax. Data primer dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner terstruktur dari 60 responden mahasiswa aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil pengujian kelayakan menunjukkan nilai Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) sebesar 0,761 dan signifikansi Bartlett's Test sebesar 0,000 (p-value < 0,001), yang menegaskan bahwa matriks korelasi antarindikator layak untuk difaktorkan. Proses ekstraksi berbasis nilai Eigenvalue $> 1,00$ berhasil mereduksi enam indikator manifest menjadi dua faktor dominan baru dengan kemampuan menjelaskan total varians kumulatif sebesar 75,460%. Faktor pertama diidentifikasi sebagai Kenyamanan Atmosfer Gerai (Ambience), yang mencakup indikator ketenangan lingkungan (X4), pencahayaan memadai (X6), serta kenyamanan fisik kursi dan meja (X3). Faktor kedua diidentifikasi sebagai Infrastruktur Utilitas Digital, yang meliputi variabel kecepatan koneksi Wi-Fi (X2), kesejukan ruangan (X5), dan ketersediaan colokan daya listrik (X1). Temuan ini menyimpulkan bahwa loyalitas mahasiswa tidak hanya diikat oleh aspek fungsional teknologi semata, melainkan dikendalikan secara simultan oleh stimulasi kenyamanan lingkungan fisik gerai. Rekomendasi penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar strategi retensi konsumen bagi manajemen Kopi Kenangan dalam mempertahankan pangsa pasar segmen mahasiswa.</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/22942PERAN NILAI KEPASUNDANAN DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL: STUDI KASUS UMKM DI KECAMATAN CIBADUYUT KOTA BANDUNG2026-06-12T10:10:20+00:00Nurfianty Divan.diva.2705@gmail.comRizqi Syah Putrarizqisp02@gmail.comLatifah Al Hakim Rosmandalatifahalhakim22@gmail.comAninda Raisha Yufananindayufan@gmail.comRm Rangga Aditya Putraranggaadityaputra789@gmail.comRendi Priyanarendipriyana5@gmail.comFirly Aimanfirlyaiman19@gmail.comNisye Safira Fauzyahsafiranisye@gmail.com<p>Latar Belakang: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian daerah, namun tantangan modernisasi dan digitalisasi mengancam keberlanjutan UMKM berbasis budaya lokal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi nilai kepasundanan dalam aktivitas UMKM serta menganalisis perannya terhadap pengembangan ekonomi lokal di Kecamatan Cibaduyut Kota Bandung. Metode: Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan, melibatkan 12 informan dari empat kategori (5 pelaku UMKM, 2 tokoh masyarakat, 2 aparat pemerintah, 3 konsumen) yang diwawancarai selama periode Januari–Maret 2025. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil: Nilai kepasundanan—silih asah, silih asih, silih asuh, someah hade ka semah, dan gotong royong—masih diterapkan secara aktif dan terbukti memperkuat solidaritas ekonomi, meningkatkan loyalitas konsumen, serta memperluas jaringan usaha. Simpulan: Pelestarian nilai kepasundanan dalam kegiatan ekonomi UMKM berkontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan penguatan identitas budaya Sunda di Kota Bandung.</p> <p><em>Background: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) serve as the backbone of regional economies; however, modernization and digitalization threaten the sustainability of culture-based MSMEs. Objective: This study aims to describe the implementation of Sundanese cultural values in MSME activities and analyze their role in local economic development in Cibaduyut District, Bandung City. Method: A qualitative approach using a case study method was employed, involving 12 informants from four categories (5 MSME actors, 2 community leaders, 2 government officials, 3 consumers) interviewed during the period of January–March 2025. Data analysis used the Miles and Huberman model with source and technique triangulation. Results: Sundanese values—silih asah, silih asih, silih asuh, someah hade ka semah, and mutual cooperation—are still actively practiced and have proven to strengthen economic solidarity, increase consumer loyalty, and expand business networks. Conclusion: The preservation of Sundanese cultural values in MSME economic activities contributes significantly to sustainable local economic development and the strengthening of Sundanese cultural identity in Bandung City.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/23520ANALISIS PELUANG, TANTANGAN DAN STRATEGI PERDAGANGAN FURNITURE INDONESIA SERTA PENGARUH KEBIJAKAN PERDAGANGAN TAHUN 2025 2026-06-25T07:54:16+00:00 Tira Dinda Saritiradindasari@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang, tantangan, serta strategi perdagangan furniture Indonesia dengan fokus pada ekspor ke pasar Amerika Serikat, serta mengevaluasi dampak kebijakan perdagangan tahun 2025 terhadap kinerja ekspor. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik serta berbagai publikasi ilmiah terkini yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa industri furniture Indonesia memiliki potensi ekspor yang signifikan didukung oleh ketersediaan bahan baku, keterampilan tenaga kerja, serta tren permintaan global yang meningkat. Namun demikian, sektor ini menghadapi sejumlah tantangan struktural, antara lain rendahnya pangsa pasar global, tingginya tingkat persaingan dengan negara produsen utama seperti Tiongkok, serta ketergantungan yang tinggi terhadap pasar Amerika Serikat. Selain itu, kebijakan perdagangan tahun 2025, khususnya dalam bentuk peningkatan tarif dan regulasi perdagangan, berpotensi menekan daya saing produk furniture Indonesia di pasar internasional. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif melalui diversifikasi pasar, inovasi desain berbasis preferensi konsumen global, penguatan branding, serta peningkatan efisiensi rantai pasok. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian perdagangan internasional, khususnya terkait penguatan daya saing ekspor furniture Indonesia di tengah dinamika kebijakan global.</p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/22870ANALISIS SWOT UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING KINERJA PEMASARAN TRAKTOR DI CV DHONOJOYO2026-06-11T05:00:10+00:00David Abdullahtoritokiyoshi@gmail.comTri Kurniastutikurniastuti5@gmail.comYuhanin Zamrodahyuhaninzamrodah@gmail.com<p>CV Dhonojoyo menghadapi tantangan strategis sebagai dealer baru traktor Yanmar di tengah kompetitor dengan mesin murah dan ketiadaan unit display. Meskipun CV Dhonojoyo memiliki rekam jejak yang kuat dalam memasarkan traktor asal Cina, terdapat ketidakpastian strategi ketika beralih ke merek premium asal Jepang (Yanmar). Kesenjangan ini terlihat dari nihilnya angka penjualan awal yang menunjukkan bahwa strategi pemasaran lama tidak lagi adaptif terhadap preferensi pasar Yanmar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal-eksternal serta merumuskan strategi bisnis dan bauran pemasaran 7P guna meningkatkan daya saing. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan 7 responden dari manajemen internal, mekanik, serta konsumen. Validitas data diuji dengan triangulasi sumber, lalu dianalisis menggunakan matriks SWOT. Hasil menunjukkan kekuatan pada durabilitas mesin dan layanan purna jual, namun terhambat persepsi harga mahal dan ketiadaan unit fisik. Peluangnya adalah tingginya kepercayaan petani pada teknologi Jepang, yang dihadapkan pada ancaman prosedur leasing rumit dan persaingan harga. Strategi prioritas mencakup edukasi nilai untuk merasionalisasi harga, Visualisasi Digital mengatasi ketiadaan unit, dan pembentukan tim pendamping kredit. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan model strategi pemasaran edukasi nilai dan 'Leasing Support' sebagai solusi praktis untuk mengatasi hambatan harga premium dan kendala administrasi pembiayaan di sektor Agribisnis.</p> <p><em>CV Dhonojoyo faces a strategic challenge as a new dealer for Yanmar tractors amidst low-cost machine competitors and the absence of display units. Although CV Dhonojoyo has a strong track record in marketing Chinese tractors, there is strategic uncertainty when transitioning to a premium Japanese brand (Yanmar). This gap is evident from the absence of initial sales, indicating that the previous marketing strategy is no longer adaptive to Yanmar's market preferences. This study aims to identify internal and external factors and formulate a business strategy alongside a 7P marketing mix to enhance competitiveness. Using a descriptive qualitative method, data collection was conducted through in-depth interviews, observations, and documentation involving 7 respondents from internal management, mechanics, and consumers. Data validity was tested using source triangulation and analyzed using a SWOT matrix. The results indicate strengths in machine durability and guaranteed after-sales service, which are hindered by the perception of high prices and the absence of physical units. The primary opportunity lies in the high trust of farmers in Japanese technology, though confronted by the threat of complicated leasing procedures and price competition. Priority strategies include Value Education to rationalize prices, Digital Visualization to overcome the absence of physical units, and the formation of a credit assistance team. This study contributes to providing 'Value Education' and 'Leasing Support' marketing strategy models as practical solutions to overcome premium price barriers and financing administration constraints in the agribusiness sector.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/23345LITERASI KEUANGAN SEBAGAI DETERMINAN PERUBAHAN PERILAKU FINANSIAL MAHASISWA: DARI KONSUMTIF KE PRODUKTIF DI ERA EKONOMI DIGITAL2026-06-22T06:43:24+00:00Ismi Rahmah Natgiqohismirahmahnathiqoh@gmail.comDzilla Elisadzillaelisa@gmail.comErra Fazirafaziraerra48@gmail.comHisana Adani Maula Rohidahhisanaadani@gmail.com<p>Pesatnya pertumbuhan ekonomi digital mendorong perubahan perilaku keuangan mahasiswa ke arah yang lebih konsumtif, ditandai dengan meningkatnya penggunaan e-wallet, paylater, dan platform belanja daring. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis dampak ekosistem ekonomi digital terhadap perilaku konsumtif mahasiswa; (2) mengkaji peran literasi keuangan dalam mendorong transformasi perilaku finansial mahasiswa dari konsumtif ke produktif; serta (3) merumuskan strategi peningkatan literasi keuangan yang relevan bagi mahasiswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Dari 47 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 20 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara mendalam. Hasil review menunjukkan bahwa: (1) penggunaan teknologi finansial digital secara konsisten berkorelasi negatif dengan perilaku menabung mahasiswa; (2) literasi keuangan yang memadai terbukti menjadi mediator signifikan yang mendorong mahasiswa beralih pada aktivitas produktif seperti investasi reksadana, usaha dropshipping, dan freelancing digital; serta (3) intervensi edukasi keuangan yang tersistem di lingkungan kampus terbukti meningkatkan literasi keuangan mahasiswa secara signifikan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi mata kuliah literasi keuangan dalam kurikulum perguruan tinggi, penguatan program edukasi OJK di kampus, serta pengembangan platform edukasi berbasis gamifikasi untuk generasi Z.</p> <p><em>The rapid growth of the digital economy has shifted students' financial behavior toward more consumptive patterns, marked by increasing use of e-wallets, buy-now-pay-later services, and online shopping platforms. This study aims to: (1) analyze the impact of the digital economy ecosystem on students' consumptive behavior; (2) examine the role of financial literacy in driving students' financial behavior transformation from consumptive to productive; and (3) formulate relevant financial literacy improvement strategies for students. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) following the PRISMA protocol. From 47 identified articles, 20 met the inclusion criteria and were analyzed in depth. Results indicate that: (1) digital financial technology use consistently correlates negatively with students' saving behavior; (2) adequate financial literacy serves as a significant mediator encouraging students to shift to productive activities such as mutual fund investment, dropshipping, and digital freelancing; and (3) structured financial education interventions in campus environments significantly improve students' financial literacy. This study recommends integrating financial literacy courses into higher education curricula, strengthening OJK education programs on campuses, and developing gamification-based educational platforms for Generation Z.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/22654ANALISIS PROSES MANUFAKTUR DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI DENGAN METODE LEAN MANUFACTURING2026-06-07T08:07:05+00:00Rizki Muhammad Ramdhanirzkmramdhani.412@gmail.comDevan Reynaldi Risyadreynaldi.risyad666@gmail.comFikri Kowiyu Matinfikrikowiyumatin123@gmail.comAzis Setiawanazissetiawan224@gmail.com<p>Industri manufaktur menghadapi tantangan untuk terus meningkatkan efisiensi produksi guna menekan biaya, mempersingkat lead time, dan memenuhi permintaan pasar yang semakin kompetitif. Proses manufaktur yang tidak terkelola dengan baik sering kali menimbulkan pemborosan (waste) yang berdampak pada penurunan produktivitas dan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses manufaktur yang berjalan di unit produksi dan mengidentifikasi sumber pemborosan sebagai dasar perbaikan efisiensi produksi dengan menerapkan prinsip Lean Manufacturing. Metode yang digunakan meliputi pemetaan aliran nilai (Value Stream Mapping) dan analisis aktivitas proses (VSM/PAM) untuk menggambarkan alur produksi, mengukur waktu proses, serta mengelompokkan aktivitas menjadi value added dan non value added. Analisis dilakukan pada satu unit/line produksi tertentu di perusahaan manufaktur, dengan fokus pada tata letak, aliran material, dan utilisasi mesin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat pemborosan signifikan pada tahap operasi, transportasi, dan menunggu, sehingga efisiensi produksi belum optimal. Berdasarkan temuan tersebut, diusulkan beberapa perbaikan berbasis Lean Manufacturing, seperti pengoptimalan tata letak, pengurangan waiting time, penambahan stasiun pemeriksaan, serta penerapan prinsip Just in Time dan 5S. Diharapkan penerapan rekomendasi ini dapat menurunkan waste, meningkatkan utilisasi kapasitas mesin, mempersingkat siklus produksi, dan pada akhirnya meningkatkan efisiensi serta kinerja produksi secara keseluruhan.</p> <p><em>The manufacturing industry faces challenges in continuously improving production efficiency in order to reduce costs, shorten lead times, and meet increasingly competitive market demands. Poorly managed manufacturing processes often lead to waste, which results in decreased productivity and product quality. This study aims to analyze the ongoing manufacturing processes in a production unit and identify sources of waste as a basis for improving production efficiency by applying Lean Manufacturing principles. The methods used include Value Stream Mapping (VSM) and Process Activity Mapping (VSM/PAM) to illustrate the production flow, measure processing time, and classify activities into value-added and non-value-added. The analysis was conducted on a specific production line in a manufacturing company, focusing on layout, material flow, and machine utilization. The results indicate that significant waste still exists in the stages of operations, transportation, and waiting, leading to suboptimal production efficiency. Based on these findings, several Lean Manufacturing-based improvements are proposed, such as layout optimization, reduction of waiting time, addition of inspection stations, and the implementation of Just-in-Time and 5S principles. It is expected that the implementation of these recommendations can reduce waste, increase machine capacity utilization, shorten production cycles, and ultimately improve overall production efficiency and performance.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomihttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/23667ANALISIS EKSPOR KERAJINAN TANGAN INDONESIA KE JEPANG PERODE JANUARI-JUNI 20252026-06-29T02:50:29+00:00Wujud Gatra Pamungkaswujudgatra123@gmail.com<p>Ekspor merupakan salah satu komponen penting dalam perekonomian suatu negara karena mampu meningkatkan pendapatan nasional, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat cadangan devisa. Indonesia sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya dan sumber daya manusia kreatif mempunyai potensi besar dalam sektor kerajinan tangan. Jepang menjadi salah satu negara tujuan ekspor yang potensial di kawasan Asia karena memiliki daya beli tinggi dan minat terhadap produk berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ekspor kerajinan tangan Indonesia ke Jepang pada periode Januari hingga Juni 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ekspor kerajinan tangan Indonesia ke Jepang mencapai USD 16,4 juta. Produk yang memberikan kontribusi terbesar berasal dari kategori aksesori seperti topi tenun, topi jahit, dan bahan tekstil lainnya sebesar 20,41%. Hal ini menunjukkan bahwa produk kerajinan Indonesia memiliki daya saing dan peluang pertumbuhan yang baik di pasar Jepang.</p> <p><em>Export is one of the important components in a country's economy because it can increase national income, expand employment opportunities, and strengthen foreign exchange reserves. Indonesia, as a country with rich culture and creative human resources, has great potential in the handicraft sector. Japan is one of the potential export destination countries in Asia due to its high purchasing power and interest in quality products. This study aims to analyze the development of Indonesian handicraft exports to Japan during the period of January to June 2025. The research method used is descriptive method with a quantitative approach using secondary data. The results show that the export value of Indonesian handicrafts to Japan reached USD 16.4 million. The largest contribution came from accessory products such as woven hats, sewn hats, and other textile materials, contributing 20.41% of total exports. This indicates that Indonesian handicraft products have competitiveness and promising growth opportunities in the Japanese market</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomi