Jurnal Perubahan Ekonomi https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe id-ID Jurnal Perubahan Ekonomi ANALISIS RASIO KEUANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (APBD) SEBAGAI INDIKATOR KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DESA KAB.KUBU RAYA DESA SUNGAI ENAU https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/19300 <p>Anggaran pendapatan dan belanja daerah ( APBD) merupakan instrumen yang digunakan sebagai alat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&nbsp; APBD dapat mencerminkan kebutuhan-kebutuhan riil dari masyarakat sesuai dengan potensi yang ada serta dapat memenuhi tuntutan anggaran daerah. Pelaksanaan pengukuran dengan menghitung rasio keuangan yang terdiri dari beberapa bagian pengukuran menagacu pada pendapatan asli daerah, untuk mengukur kemandirian keuangan dibutuhkan beberapa rasio keuangan.&nbsp; Rasio Kemandirian mengambarkan ketrgantungan atau tidaknya daerah terhadap dana eksternal, Rasio Efektivitas menggambarkan kemampuan Pemerintah&nbsp; Daerah dalam merealisasikan PAD yang direncanakan dibandingkan dengan target yang ditetapkan berdasarkan potensi riil daerah, Rasio Efisiensi perbandingan antara besarnya biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh pendapatan dengan realisasi pendapatan yang diterima. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai dari rasio kemandirian dikategorikan sedang dan dalam pola hubungan partisipasi karena berada diantara 50% - 57% pada tahun 2021-2024 karena tidak terlalu bertergantungan pada pemerintah pusat dan cukup mampu melakukan otonomi daerah, hasil dari rasio efektivitas dikategorikan tidak efektif karena kurang dari 75% berdasarkan rasio efektivitas diketahui bahwa kemampuan daerah dalam menjalankan tugas belum efektif , hasil dari Rasio Efisiensi dikategorikan sangat efisien karena berada &lt;5% kineja keuangan pada badan pengelola keuangan dan aset desa ditinjau dari rasio efisiensi.</p> <p><em>The Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) is an instrument used as a tool to improve community welfare. APBD can reflect the real needs of the community according to existing potential and meet regional budget demands. The implementation of measurement by calculating financial ratios consists of several parts of measurement referring to local revenue, to measure financial independence, several financial ratios are needed. The Independence Ratio describes the dependence or independence of the region on external funds. The Effectiveness Ratio describes the ability of the Regional Government to realize PAD (Local Revenue) planned compared to the target set based on the real potential of the region. The Efficiency Ratio compares the amount of costs incurred to obtain revenue with the realized revenue received.Based on the calculation results, the value of the independence ratio is categorized as moderate and in a participation relationship pattern because it is between 50% - 57% in 2021-2024, because it is not too dependent on the central government and is quite capable of carrying out regional autonomy. The results of the effectiveness ratio are categorized as ineffective because it is less than 75%. Based on the effectiveness ratio, it is known that the ability of the region in carrying out tasks is not yet effective. The results of the Efficiency Ratio are categorized as very efficient because it is &lt;5% of financial performance at the Village Financial and Asset Management Agency in terms of efficiency ratio.</em></p> Putri Maharani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomi 2026-01-30 2026-01-30 10 1 PERAN MEDIA SOSIAL DAN INFLUENCER FINANSIAL TERHADAP MINAT INVESTASI SAHAM MAHASISWA: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/18378 <p>Perkembangan media sosial telah mengubah pola akses informasi keuangan di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai media edukasi investasi yang didukung oleh kehadiran influencer finansial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran media sosial dan influencer finansial dalam membentuk minat investasi saham mahasiswa melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian mengacu pada protokol PRISMA dengan menelaah artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2018–2024. Proses seleksi menghasilkan 20 artikel relevan yang dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi pola temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial berperan penting dalam meningkatkan literasi dan akses informasi investasi, sementara influencer finansial berkontribusi dalam membangun kepercayaan serta mendorong minat investasi saham mahasiswa. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan literasi keuangan dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi investasi di lingkungan perguruan tinggi.</p> <p><em>The development of social media has changed the pattern of access to financial information among the younger generation, particularly students. Social media functions not only as a means of communication but also as a medium for investment education, supported by the presence of financial influencers. This study aims to systematically examine the role of social media and financial influencers in shaping students' stock investment interest through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The research method refers to the PRISMA protocol, reviewing scientific articles published between 2018 and 2024. The selection process resulted in 20 relevant articles that were analyzed qualitatively to identify patterns in the research findings. The results indicate that social media plays a significant role in increasing investment literacy and access to investment information, while financial influencers contribute to building trust and encouraging students' interest in stock investment. These findings have implications for the development of financial literacy and the use of social media as a means of investment education in higher education settings.</em></p> Fadali Rahman Alif Putri Ramadani Maulany Nur Fajariyah Mohammad Redy Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Perubahan Ekonomi 2026-01-30 2026-01-30 10 1 PENGARUH ANALISI DATA CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) DAN PERSONALISASI KONTEN TERHADAP CUSTOMER LIFETIME VALUE (CLV) PADA KONSUMEN TIKTOK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/19111 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah Pengaruh Analisis Data CRM dan Personalisasi Konten Terhadap Nilai Jangka Panjang Pelanggan Pada Konsumen Tiktok. Metode penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Pendekatan kualitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena secara mendalam dan kontekstual, bukan untuk mengukur secara kuantitatif. Studi pustaka dilakukan dengan cara mengumpulkan, mengkaji, dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan seperti jurnal ilmiah, buku, laporan penelitian, dan artikel akademik yang membahas topik Customer Relationship Management (CRM), personalisasi konten, dan Nilai Jangka Panjang Pelanggan dalam konteks platform TikTok dan social commerce. Pada hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Customer Relationship Management (CRM) berpengaruh terhadap Customer Lifetime Value (CLV). Personalisasi Konten berpengaruh terhadap Customer Lifetime Value (CLV). Customer Relationship Management (CRM) dan Personalisasi Konten berpengaruh terhadap Customer Lifetime Value (CLV).</p> Anisah Intan Ikhtiarani Fadilla Chandra Swarantika Ahmad Vajri Rahman Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomi 2026-01-30 2026-01-30 10 1 TRANFORMASI DIGITAL UMKM: MENGOPTIMALKAN KINERJA PENJUALAN SAYFUL COLLECTION MELALUI APLIKASI SHOPEE https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/19002 <p>Transformasi digital merupakan langkah strategis bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan daya saing dan kinerja penjualan di tengah perkembangan teknologi informasi. Pemanfaatan platform e-commerce, khususnya Shopee, menjadi salah satu bentuk adaptasi digital yang banyak diterapkan oleh UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital UMKM dalam mengoptimalkan kinerja penjualan Sayful Collection melalui penggunaan aplikasi Shopee. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Shopee sebagai media penjualan digital mampu meningkatkan volume penjualan, memperluas jangkauan pasar, serta mempermudah proses transaksi dan promosi produk. Fitur-fitur yang tersedia pada aplikasi Shopee, seperti promosi digital, ulasan pelanggan, dan sistem pembayaran non-tunai, berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan efektivitas pemasaran. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala berupa keterbatasan literasi digital pelaku usaha dan tingginya tingkat persaingan antar penjual. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan e-commerce yang tepat agar transformasi digital dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan bagi UMKM.</p> <p><em>Digital transformation is a strategic step for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to improve competitiveness and sales performance amidst the development of information technology. The use of e-commerce platforms, particularly Shopee, is one form of digital adaptation widely implemented by MSMEs. This study aims to analyze the digital transformation of MSMEs in optimizing Sayful Collection's sales performance through the use of the Shopee application. The research method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The results show that the application of Shopee as a digital sales medium can increase sales volume, expand market reach, and simplify the transaction process and product promotion. Features available on the Shopee application, such as digital promotions, customer reviews, and a non-cash payment system, contribute to increasing consumer trust and marketing effectiveness. However, in its implementation, obstacles are still encountered such as limited digital literacy of business actors and high levels of competition between sellers. Therefore, an appropriate e-commerce management strategy is needed so that digital transformation can run optimally and sustainably for MSMEs.</em></p> Innaiyah Nurul Azizah Shinta Abdul Rahman Rafi'ah Nur Muflih Meilani Sukma Ayu Amelia Dwikurnia Cahyani Sayful Saputra Tahiruddin Maulana Arafaur Rasyidin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomi 2026-01-30 2026-01-30 10 1 PENGARUH PENGETAHUAN PERPAJAKAN, KESADARAN PERPAJAKAN DAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI KOTA TANGERANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/19610 <p>Pajak memiliki peran vital dalam pembangunan nasional sebagai sumber utama pendapatan negara, namun tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di Kota Tangerang masih menjadi tantangan yang perlu dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan perpajakan, kesadaran perpajakan, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di Kota Tangerang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara online kepada Wajib Pajak Orang Pribadi berstatus karyawan yang terdaftar atau berdomisili di wilayah Kota Tangerang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, di mana setelah melalui proses pembersihan data dan uji asumsi klasik, diperoleh sampel akhir sebanyak 49 responden yang valid untuk dianalisis. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda yang diolah dengan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, yang berarti pemahaman regulasi mendorong tingkat kepatuhan. Sebaliknya, kesadaran perpajakan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, hal ini mengindikasikan bahwa kepatuhan pada kelompok karyawan cenderung bersifat forced compliance akibat sistem pemotongan gaji langsung oleh perusahaan. Sanksi perpajakan terbukti berpengaruh positif dan signifikan, serta menjadi variabel yang paling dominan dalam mempengaruhi kepatuhan. Secara simultan, pengetahuan, kesadaran, dan sanksi perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan kontribusi pengaruh sebesar 75,7%.</p> <p><em>Taxes play a vital role in national development as the main source of state revenue, but the level of compliance of Personal Taxpayers in Tangerang City remains a challenge that needs to be optimized. This study aims to analyze the effect of tax knowledge, tax awareness, and tax sanctions on Personal Taxpayer compliance in Tangerang City. This research type is quantitative with a causal associative approach. Data were collected by distributing questionnaires online to Personal Taxpayers with employee status who are registered or domiciled in the Tangerang City area. The sampling technique used the purposive sampling method, where after going through the data cleaning process and classical assumption test, a final sample of 49 respondents was obtained which was valid for analysis. Data analysis was performed using multiple linear regression methods processed with SPSS software. The results showed that tax knowledge had a positive and significant effect on taxpayer compliance, meaning that understanding regulations encourages compliance levels. Conversely, tax awareness did not have a significant effect on taxpayer compliance, indicating that compliance in the employee group tends to be forced compliance due to the direct salary withholding system by the company. Tax sanctions proved to have a positive and significant effect and became the most dominant variable influencing compliance. Simultaneously, tax knowledge, awareness, and sanctions significantly influenced taxpayer compliance with an influence contribution of 75.7%.</em></p> Claudia Tesalonika Ikram Faauzan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomi 2026-01-30 2026-01-30 10 1 GEDUNG SATE SEBAGAI PUSAT MODAL BUDAYA KOTA BANDUNG: ANALISIS MULTIPLIER EFFECT SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PERTUMBUHAN UMKM DAN PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/18788 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Gedung Sate sebagai modal budaya dalam mendorong ekosistem ekonomi lokal di Kota Bandung. Fokus penelitian diarahkan pada mekanisme efek pengganda pariwisata terhadap UMKM serta implikasinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan terkait. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gedung Sate berfungsi sebagai penggerak aktivitas ekonomi berbasis budaya yang memperkuat sektor UMKM, khususnya kuliner dan kriya. Namun, masih terdapat kendala kelembagaan berupa keterbatasan akses informasi perizinan dan kurangnya integrasi antara kebijakan pariwisata dan pemberdayaan UMKM. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan tata kelola untuk mengoptimalkan kontribusi aset budaya terhadap PAD.</p> <p><em>This study aims to analyze the role of Gedung Sate as cultural capital in driving the local economic ecosystem of Bandung City. The research focuses on the mechanism of the tourism multiplier effect on micro, small, and medium enterprises (MSMEs) and its implications for local government revenue (Locally Generated Revenue/LGR). A qualitative research design with a case study approach was employed. Data were collected through field observations, document analysis, and in-depth interviews with key stakeholders. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model. The findings indicate that Gedung Sate functions as a catalyst for culture-based economic activities, particularly strengthening MSMEs in the culinary and handicraft sectors. However, institutional constraints remain, including limited access to licensing information and weak integration between tourism policies and MSME empowerment programs. This study highlights the importance of strengthening governance frameworks to optimize the contribution of cultural assets to local government revenue.</em></p> Aninda Raisha Yufan RM. Rangga Aditya Putra Nisye Safira Fauzyah Rendi Priyana Latifah Al Hakim Rosmanda Rizqi Syah Putra Firly Aiman Nurfianty Diva Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomi 2026-01-30 2026-01-30 10 1 BRANDING STRATEGIC PADA COCA-COLA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/19508 <p>Perkembangan bisnis global yang semakin kompetitif menuntut perusahaan untuk memiliki strategi pemasaran dan pengelolaan merek yang efektif guna mempertahankan keunggulan bersaing. Salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan tersebut adalah ekuitas merek, yaitu nilai tambah yang melekat pada suatu merek dan memengaruhi persepsi, loyalitas, serta keputusan pembelian konsumen. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis konsep ekuitas merek, strategi membangun dan mengelola ekuitas merek, strategi penetapan merek, serta positioning merek Coca-Cola sebagai salah satu merek minuman ringan global yang sukses. Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah studi pustaka dengan mengkaji buku, artikel ilmiah, dan sumber relevan lainnya yang berkaitan dengan ekuitas merek dan manajemen pemasaran. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa keberhasilan Coca-Cola tidak hanya didukung oleh kualitas produknya, tetapi juga oleh konsistensi identitas merek, strategi branding emosional, inovasi produk, serta kemampuan perusahaan dalam beradaptasi terhadap perubahan preferensi konsumen dan isu global, seperti kesehatan dan lingkungan. Dengan pengelolaan ekuitas merek yang kuat dan berkelanjutan, Coca-Cola mampu mempertahankan positioning sebagai merek yang identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan kepercayaan konsumen di tingkat global.</p> Kartika Nuansa Deras Prima Deon Nicolas Saputra Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomi 2026-01-30 2026-01-30 10 1 PENDAPATAN DI BALIK SENYUM TOPENG: ANALISIS AKUNTANSI PADA MODEL BISNIS SENI PERTUNJUKAN INDRAMAYU https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/18598 <p>Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana pendapatan dalam seni pertunjukan Topeng Indramayu terbentuk, dikelola, serta dicatat oleh para pelaku seni dengan menggunakan akuntansi sebagai pendekatan analitis. Kajian difokuskan pada penelusuran sumber pendapatan, struktur biaya, serta mekanisme pengelolaan keuangan yang berkembang dalam praktik kesenian tradisional tersebut. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan seniman dan pengelola sanggar, observasi langsung pada proses produksi pertunjukan, serta telaah dokumen keuangan informal. Analisis dilakukan untuk memahami pola arus kas dan praktik pencatatan yang digunakan, kemudian dibandingkan dengan prinsip akuntansi dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan seni Topeng Indramayu bersumber dari pertunjukan komersial, kegiatan ritual, pelatihan tari, program kolaborasi, dan dukungan sponsor. Namun, sebagian besar pelaku belum menerapkan pencatatan yang sistematis sehingga pengukuran kinerja ekonomi masih terbatas. Minimnya dokumentasi biaya juga menghambat proses perencanaan dan evaluasi. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan praktik akuntansi sederhana untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keberlanjutan ekonomi para seniman.</p> <p><em>This research aims to reveal how income in the Topeng Indramayu performing arts is generated, managed, and recorded by the artists using accounting as an analytical approach. The study focuses on tracing income sources, cost structures, and financial management mechanisms that develop within the practice of this traditional art form. The research methodology employs a qualitative approach through in-depth interviews with artists and studio managers, direct observation of the performance production process, and review of informal financial documents. Analysis was conducted to understand cash flow patterns and recording practices used, which were then compared with basic accounting principles. The results show that Topeng Indramayu arts income comes from commercial performances, ritual activities, dance training, collaborative programs, and sponsor support. However, most practitioners have not yet implemented systematic record-keeping, so economic performance measurement remains limited. The lack of cost documentation also hinders planning and evaluation processes. These findings confirm the importance of implementing simple accounting practices to enhance transparency, efficiency, and economic sustainability for the artists.</em></p> Zaneta Anindya Rahma Kayla Febrina Dona Alda Restu Najmi Yasyfa Zhillan Syahira Yuliana Puspitawati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomi 2026-01-30 2026-01-30 10 1 ANALISIS PENGARUH ENTERPRISE RISK MANAGEMENT DISCLOSURE, INTELLECTUAL CAPITAL DISCLOSURE, DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DISCLOSURE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB-SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2021-2024) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/19242 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh enterprise risk management disclosure, intellectual capital disclosure, dan corporate social responsibility disclosure terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif dengan populasi yang digunakan adalah perusahan manufaktur sub-sektor farmasi yang terdaftar di BEI periode 2021-2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 18 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah moderated regression analysis dan pengujian hipotesis menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa : (1) ERM disclosure tidak berpengaruh secara positif terhadap nilai perusahaan dan ERM disclosure di moderasi profitabilitas berpengaruh secara negatif terhadap nilai perusahaan. (2) IC disclosure berpengaruh secara negatif terhadap nilai perusahaan dan IC disclosure di moderasi profitabilitas berpengaruh secara positif terhadap nilai perusahaan. (3) CSR disclosure tidak berpengaruh secara positif terhadap nilai perusahaan dan CSR disclosure di moderasi profitabilitas tidak berpengaruh secara negatif terhadap nilai perusahaan</p> <p><em>The purpose of this research is to analyze the effect of enterprise risk management disclosure, intellectual capital disclosure, and corporate social responsibility disclosure on firm value, with profitability as a moderating variable. This study employs a quantitative research approach, with the population consisting of manufacturing companies in the pharmaceutical sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2021–2024. The sampling technique used was purposive sampling, resulting in a sample of 18 companies. The data analysis technique applied in this study is moderated regression analysis, and hypothesis testing was conducted using SPSS. The results of the hypothesis testing indicate that: (1) enterprise risk management disclosure does not have a positive effect on firm value, while enterprise risk management disclosure moderated by profitability has a negative effect on firm value; (2) intellectual capital disclosure has a negative effect on firm value, whereas intellectual capital disclosure moderated by profitability has a positive effect on firm value; and (3) corporate social responsibility disclosure does not have a positive effect on firm value, and corporate social responsibility disclosure moderated by profitability does not have a negative effect on firm value.</em></p> Syifa Atika Rifda Agus Zahron Idris Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomi 2026-01-30 2026-01-30 10 1 PERANAN TEKNOLOGI FINANSIAL DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING BANK SYARIAH: STUDI KASUS BANK MUAMALAT INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/19084 <p>Perkembangan teknologi finansial (fintech) menjadi faktor penting dalam modernisasi layanan perbankan syariah di Indonesia. Sebagai pelopor perbankan syariah nasional, Bank Muamalat Indonesia (BMI) memanfaatkan fintech untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas akses layanan, dan memperkuat daya saing di tengah persaingan industri keuangan yang ketat. Melalui platform digital Muamalat DIN (Digital Islamic Network), nasabah dapat melakukan berbagai transaksi dengan cepat, aman, dan transparan, termasuk pembukaan rekening, transfer dana, pembayaran QRIS, serta layanan keuangan sosial Islam seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Transformasi digital ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga menegakkan prinsip-prinsip syariah seperti amanah, ihsan, dan keadilan dalam aktivitas keuangan. Selain itu, fintech turut mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) syariah dengan mempermudah akses pembiayaan, meningkatkan efisiensi transaksi, dan memperluas pasar, termasuk bagi pelaku usaha yang belum memiliki atau memiliki akses terbatas ke layanan perbankan. Kolaborasi antara Bank Muamalat dan berbagai platform fintech syariah menjadikan inovasi digital sebagai strategi utama untuk memberdayakan ekonomi umat sekaligus mendorong inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), yang menitikberatkan pada analisis literatur, dokumen, dan publikasi resmi terkait fintech dan perbankan syariah. Data dikumpulkan dari jurnal ilmiah, laporan industri, artikel penelitian, serta publikasi resmi Bank Muamalat dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Analisis dilakukan dengan menggunakan lembar analisis dokumen (document analysis sheet) dan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley dan Zotero. Pendekatan ini memungkinkan penelitian untuk mengevaluasi strategi digitalisasi Bank Muamalat secara menyeluruh, menilai pengaruh fintech terhadap efisiensi operasional, kualitas layanan, dan pengembangan UMKM, serta mengevaluasi kontribusi transformasi digital terhadap daya saing perbankan syariah di Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini menekankan bahwa fintech tidak sekadar berperan sebagai alat operasional, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam membangun ekosistem keuangan syariah yang etis, inklusif, dan berkelanjutan di era digital.</p> Chaerul Sani Ahrur Risar Firdaus Septana Arya Pratama Yudad Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomi 2026-01-30 2026-01-30 10 1 ANALISIS PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA SEKTOR TEKNOLOGI DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2023 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/19644 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan pada sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020– 2023. Struktur modal dalam penelitian ini diproksikan dengan rasio keuangan, yaitu Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Asset Ratio (DAR), sedangkan nilai perusahaan diproksikan menggunakan Price to Book Value (PBV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan sektor teknologi yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu, sehingga diperoleh sejumlah perusahaan sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal yang diukur melalui DER dan DAR secara parsial maupun simultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan sektor teknologi. Temuan ini mengindikasikan bahwa keputusan pendanaan melalui kombinasi utang dan modal sendiri memiliki peranan penting dalam meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi manajemen perusahaan dalam menentukan kebijakan struktur modal yang optimal serta menjadi bahan pertimbangan bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi.</p> <p><em>This study aims to analyze the effect of capital structure on firm value in the technology sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2023 period. Capital structure in this study is proxied by financial ratios, namely Debt to Equity Ratio (DER) and Debt to Asset Ratio (DAR), while firm value is measured using Price to Book Value (PBV). This research employs a quantitative approach using secondary data obtained from the financial statements of technology sector companies published by the Indonesia Stock Exchange. The sampling technique used is purposive sampling based on specific criteria. The data analysis method applied is multiple linear regression analysis using statistical software. The results indicate that capital structure, as measured by DER and DAR, has a significant effect on firm value both partially and simultaneously. These findings suggest that financing decisions through an optimal combination of debt and equity play an important role in enhancing firm value. This study is expected to provide practical implications for corporate management in determining optimal capital structure policies and for investors in making investment decisions.</em></p> Rachel Vita Adelia Silitonga Mikhael Sipahutar Dasimah Saragih Dea Hanastasia Agustina Saragih Vebry M. Lumban Gaol Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomi 2026-01-30 2026-01-30 10 1 ANTESEDEN DAN KONSEKUENSI TAX COMPLIANCE INTENTION WAJIB PAJAK DI PT PERTAMINA PATRA NIAGA REGIONAL JAWA BAGIAN TENGAH: AN APPROACH THEORY OF PLANNED BEHAVIOR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/18800 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pajak (tax compliance) wajib pajak orang pribadi dalam membayar Pajak Penghasilan Pasal 21 dengan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Variabel anteseden yang digunakan meliputi sikap (attitude), norma subjektif (subjective norm), hukum dan penegakan hukum (law and enforcement), serta potongan pajak (tax rebate), dengan niat kepatuhan pajak sebagai variabel independen dan kepatuhan pajak sebagai variabel dependen. Penelitian ini dilakukan pada wajib pajak orang pribadi karyawan PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 209 responden, serta pengumpulan data melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap dan potongan pajak berpengaruh signifikan terhadap niat kepatuhan pajak, sedangkan norma subjektif, hukum dan penegakan hukum menunjukkan pengaruh yang relatif lebih lemah. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepatuhan pajak tidak hanya dipengaruhi oleh faktor norma subjektif dan penegakan hukum, tetapi juga oleh faktor psikologis dan sosial.</p> <p><em>This study aims to analyze the factors that influencing tax compliance among individual taxpayers in paying Income Tax Article 21 by applying the Theory of Planned Behavior (TPB). The antecedents variables include attitude, subjective norm, law and enforcement, and tax rebate, with tax compliance intention as the independent variable and tax compliance as the dependent variable. This study was conducted on employee taxpayers at PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah. The research employed a quantitative approach using purposive sampling with 209 respondents, and data were collected through questionnaires. The data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with the assistance of SmartPLS software. The results indicate that attitude, and tax rebate have a significant effect on tax compliance intention, while subjective norm, law and enforcement show a relatively weaker effect. These findings indicate that tax compliance is influenced not only by subjective norm and law enforcement factors but also by psychological and social factors.</em></p> Aulia Rahman Provita Wijayanti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomi 2026-01-30 2026-01-30 10 1 PENGARUH PENGELOLAAN ORGANISASI, DUKUNGAN SOSIAL, DAN EFIKASI DIRI TERHADAP ADAPTABILITAS KARIR KARYAWAN DI CV SWEETROOM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/19570 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan organisasi, dukungan sosial, dan efikasi diri terhadap adaptabilitas karir karyawan di CV Sweetroom. Adaptabilitas karir merupakan kemampuan individu dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan tuntutan pekerjaan dan lingkungan kerja yang dinamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan CV Sweetroom, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan organisasi, dukungan sosial, dan efikasi diri secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap adaptabilitas karir karyawan. Variabel efikasi diri memiliki pengaruh paling dominan dibandingkan variabel lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan organisasi yang baik, adanya dukungan sosial yang memadai, serta tingkat efikasi diri yang tinggi mampu meningkatkan adaptabilitas karir karyawan. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan organisasi, membangun lingkungan kerja yang suportif, serta meningkatkan kepercayaan diri karyawan guna menghadapi perubahan dan tantangan karir di masa depan.</p> <p>&nbsp;</p> Cindy Andita Awan Santosa Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomi 2026-01-30 2026-01-30 10 1 EFEKTIVITAS SIKLUS SISTEM PENJUALAN SEBAGAI FAKTOR PENINGKAT KUALITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpe/article/view/18647 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas siklus sistem penjualan sebagai faktor yang meningkatkan kualitas sistem informasi akuntansi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur terhadap jurnal ilmiah dan publikasi relevan yang membahas sistem informasi akuntansi, siklus penjualan, dan pengendalian internal. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas setiap tahapan dalam siklus penjualan, mulai dari pemesanan, pengiriman barang, hingga pencatatan penerimaan kas, berperan penting dalam menjaga keandalan dan keakuratan informasi akuntansi. Dokumen pendukung seperti surat jalan memiliki peran strategis sebagai alat verifikasi dan pengendalian internal dalam mencegah risiko pengiriman fiktif serta kesalahan pencatatan penjualan. Dengan demikian, penerapan sistem informasi akuntansi yang terintegrasi, didukung oleh dokumentasi yang lengkap dan pengendalian internal yang memadai, dapat meningkatkan kualitas informasi akuntansi dan mendukung pengambilan keputusan manajerial.</p> <p><em>This study aims to analyze the effectiveness of the sales cycle as a factor that improves the quality of accounting information systems. The study uses a descriptive qualitative approach with a literature review method of scientific journals and relevant publications discussing accounting information systems, sales cycles, and internal control. The results of the study show that the effectiveness of each stage in the sales cycle, from ordering, shipping goods, to recording cash receipts, plays an important role in maintaining the reliability and accuracy of accounting information. Supporting documents such as waybills play a strategic role as verification and internal control tools in preventing the risk of fictitious deliveries and sales recording errors. Thus, the implementation of an integrated accounting information system, supported by complete documentation and adequate internal controls, can improve the quality of accounting information and support managerial decision-making.</em></p> Abiyyu Faathir Cynthia Nissa Ibrahim Abimanyu Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Perubahan Ekonomi 2026-01-30 2026-01-30 10 1