PERAN DAN FUNGSI VISUM ET REPERTUM SEBAGAI ALAT BUKTI YANG KUAT DALAM TINDAKAN PIDANA PENCABULAN ANAK DI JAKARTA INTERNATIONAL SCHOOL
Kata Kunci:
Tindak Pidana, Pencabulan, Visum et Repertum, Anak, KebijakanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran dan fungsi Visum et Repertum
dalam proses Penyidikan Tindak Pidana Pencabulan terhadap anak dibawah umur (studi Putusan
Mahkamah Agung NOMOR 115 PK/PID.SUS/2017) dan kebijakan hukum dalam mengatasi
kekerasan terhadap anak dibawah umur. Metode yang digunakan adalah jenis penelitian hukum yuridis
normatif atau penelitian kepustakaan (library research). Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan
metode pendekatan kasus (case approach). Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pemeriksaan
perkara pidana adalah mencari kebenaran materiil, maka setiap masalah yang berhubungan dengan
perkara pidana tersebut harus dapat terungkap secara jelas. Demikian halnya dengan Visum et
Repertum yang dibuat oleh dokter spesialis forensik atau atau dokter ahli lainnya, dapat memperjelas
alat bukti yang ada bahwa tindak pidana benar-benar terjadi dan terdakwalah yang bersalah
melakukannya. Dalam penelitian ini, Putusan NOMOR 115 PK/PID.SUS/2017 telah membuktikan
bahwa Visum et Repertum ini sangat berperan penting dalam membantu proses pembuktian terhadap
tindak pidana percabulan terhadap anak dibawah umur, sehingga mempermudah dalam proses
pemeriksaan, persidangan dan hakim dalam perkara




