PELINDUNGAN HUKUM INDIKASI GEOGRAFIS TERHADAP TANAMAN ANDALIMAN (MERICA BATAK) DALAM PENINGKATAN PEREKONOMIAN KECAMATAN PARBULUAN
Kata Kunci:
Perlindungan Hukum, Indikasi Geografis, EkonomiAbstrak
Indonesia merupakan negara yang terkenal memiliki keanekaragaman sumber daya alam
yang melimpah. Tanpa disadari banyak harta dan kekayaan intelektual dalam negeri telah terdaftar di
luar negeri maupun di negara lain dan dinyatakan sebagai hak kekayaan milik negaranya. Dikaitkan
dengan adanya perlindungan hukum pada suatu produk yang mengindikasikan geografis suatu daerah
tentunya memberikan suatu nilai lebih dalam proses pemasaran kepada masyarakat. Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji bagaimana upaya pemerintah di dalam pelindungan hukum indikasi
geografis terhadap tumbuhan andaliman dalam peningkatan perekonomian di Kecamatan Parbuluan.
Ketidaksadaran akan berharganya aset karya intelektual telah mengakibatkan kerugian yang cukup
besar bagi Indonesia. Penelitian ini akan membahas hukum ataupun peraturan di dalam mendapatkan
pelindungan dan keamanan diwilayah Indonesia terutama dalam kaitannya dengan Perlindungan
Hukum terhadap Hak Kekayaan Intelektual, yaitu hak yang timbul bagi hasil olah pikir otak yang
menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia. Penelitian ini menggunakan
menggunakan metode deskripif kualitatif dengan pendekatan normatif empiris. Normatif-Empiris
(applied law research) yaitu suatu penelitian yang menggunakan studi kasus hukum normatif-empiris
dengan sumber data yang sebagai bahan akan penelitian yaitu dengan bahan responden dan informan
menggunakan cara wawancara sesuai dengan profesi yang sesuai dengan bidang yang diteliti
Indonesia is a country that is famous for having an abundant diversity of natural resources.
Without realizing it, many domestic assets and intellectual property have been registered overseas or
in other countries and declared as property rights belonging to their country. Associated with the
existence of legal protection for a product that indicates the geography of a region, it certainly
provides added value in the marketing process to the public. This research aims to examine how the
government's efforts to protect geographical indication laws for andaliman plants have contributed to
improving the economy in Parbuluan District. Unawareness of the value of intellectual work assets
has resulted in significant losses for Indonesia. This research will discuss laws or regulations in
obtaining protection and security in the territory of Indonesia, especially in relation to legal protection
for intellectual property rights, namely rights that arise from the results of brain thinking that produces
a product or process that is useful for humans. This research uses a qualitative descriptive method
with an empirical normative approach. Normative-Empirical (applied law research) is research that
uses normative-empirical legal case studies with data sources as research material, namely
respondents and informants using interview methods according to professions appropriate to the field
being studied




