RENDAHNYA KESADARAN TENTANG PEMANASAN SEBELUM BEROLAHRAGA
Kata Kunci:
Kesadaran Pemanasan, Cedera Olahraga, Pendidikan Jasmani, Peserta Didik, Kebiasaan OlahragaAbstrak
Rendahnya kesadaran peserta didik terhadap pemanasan sebelum berolahraga masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran pendidikan jasmani, meskipun pemanasan berperan penting dalam mempersiapkan kondisi fisik dan mencegah cedera. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesadaran peserta didik tentang pentingnya pemanasan, mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kesadaran tersebut, serta menganalisis dampaknya terhadap risiko cedera dan kenyamanan berolahraga. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif berdesain deskriptif-korelasional dan melibatkan 200 peserta didik yang dipilih melalui teknik probability sampling. Instrumen berupa kuesioner berskala Likert dikembangkan berdasarkan indikator teoritis dan temuan penelitian terdahulu, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik memiliki tingkat kesadaran pemanasan dalam kategori sedang, sementara sebagian lainnya masih menunjukkan kesadaran yang rendah. Faktor penyebab utama rendahnya kesadaran meliputi metode pemanasan yang monoton, kurangnya pemahaman mengenai manfaat pemanasan, keteladanan guru yang belum konsisten, serta minimnya edukasi mengenai cedera olahraga. Dampak rendahnya kesadaran tersebut terlihat pada meningkatnya keluhan cedera seperti nyeri otot, kram, dan ketegangan otot, serta menurunnya kenyamanan saat berolahraga. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan pembelajaran pemanasan melalui metode yang lebih variatif, menarik, dan edukatif, sehingga mampu menumbuhkan kebiasaan pemanasan yang benar dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran pendidikan jasmani yang lebih efektif dalam meningkatkan keselamatan dan kualitas aktivitas fisik peserta didik


